<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://nasionalplus.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://nasionalplus.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Kwarcab Kampar Gelar Apel Peringatan Hari Pramuka Ke&#45;65 Tahun 2026</title><link>https://nasionalplus.com/news/detail/2644/kwarcab-kampar-gelar-apel-peringatan-hari-pramuka-ke65-tahun-2026</link><description>&lt;p&gt;Bangkinang Kota, Kwartir Cabang (Kwarcab) Kampar gelar Apel Peringatan Hari Pramuka Ke&#45;65 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Kampar dengan mengusung tema &amp;quot;Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045&amp;quot;. Kegiatan apel kali ini digelar di Aula Kantor Bupati Kampar pada Kamis (3/9).&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Hadir selaku pembina apel Kepala Kejaksaan Negeri Bangkinang (Kejari Kampar) Dwianto Prihartono, S.H., M.H, yang didampingi oleh Ka Kwarcab Kampar Ir. Aliman Makmur, M.Si, PaD dan para perwakilan Forkopimda Kabupaten Kampar. Juga sebagai tamu kehormatan tampak sebagai mewakili Bupati Kampar Asisten II Setda Kampar Drs. Muhammad,.M.Si.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Dalam apel yang digelar ini Pembina Apel bacakan sambutan dari Ka Kwarnas. &amp;quot;Memperingati 65 tahun perjalanan Gerakan Pramuka Indonesia harus diisi dengan pengabdian, karya, dan keteladanan. Mengingatkan anggota Pramuka agar senantiasa menjadikan Tri Satya dan Dasa Darma sebagai pedoman moral dalam kehidupan sehari&#45;hari&amp;quot; demikian disampaikannya mengawali pembacaan sambutan tersebut.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; src=&quot;https://mediacenter.kamparkab.go.id/public/filemanager/images/e6f59f23&#45;3fe3&#45;4ba2&#45;9e8c&#45;5ef6951b22b9.jpeg&quot; /&gt;Selanjutnya, disampaikan bahwa Pramuka juga Membahas langkah strategis organisasi, kontribusi terhadap swasembada pangan, serta peran nyata Pramuka dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&lt;br /&gt;
&amp;quot;Nilai&#45;nilai Tri Satya dan Dasa Darma yang menjadi pedoman hidup setiap anggota Pramuka telah terbukti mampu untuk membentuk pribadi yang tangguh dalam menghadapi berbagai perubahan zaman. Oleh sebab itu, Hari Pramuka bukan hanya sekadar peringatan seremonial tahunan, melainkan sebuah momentum untuk dapat memperkuat &amp;nbsp;komitmen &amp;nbsp;bersama &amp;nbsp;dalam membangun karakter bangsa sebagai fondasi utama menuju Indonesia emas yang semakin maju, berdaulat, dan bermartabat serta sejahtera&amp;quot; demikian ditegaskan Krpala Kejaksaan Megeri Bangkinang ini kala menutup pidato sambutan KaKwarnas.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kegiatan apel juga diselingi dengan pemberian penghargaan kepada para Pembina Dewasa Dan Pramuka Garuda dengan berbagai prestasi sehingga mengharumkan nama Kabupaten Kampar.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://nasionalplus.com/assets/berita/original/75917855025-d8012d5afcfedf6b6b536d677b0e348b.jpeg"/><pubDate>Thu, 03 Sep 2026 22:49:16 +0700</pubDate><guid>https://nasionalplus.com/news/detail/2644/kwarcab-kampar-gelar-apel-peringatan-hari-pramuka-ke65-tahun-2026</guid></item><item><title>Ditandai Campak Jala Pertama Bersama Ninik Mamak, Bupati Kampar Dapatkan Ikan Baung di Mancokau Tanjung Belit</title><link>https://nasionalplus.com/news/detail/2643/ditandai-campak-jala-pertama-bersama-ninik-mamak-bupati-kampar-dapatkan-ikan-baung-di-mancokau-tanjung-belit</link><description>&lt;p&gt;TANJUNG BELIT, Kampar Kiri Hulu &amp;ndash; Tradisi Mancokau Ikan di Lubuk Larangan Sungai Subayang, Desa Tanjung Belit, Kecamatan Kampar Kiri, berlangsung penuh semangat dan kebersamaan. Tradisi yang menjadi bentuk kearifan lokal masyarakat dalam menjaga kelestarian sumber daya perikanan tersebut secara resmi dibuka dengan campakan jala pertama oleh Bupati Kampar Ahmad Yuzar, Sabtu (5/9/2026).&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Hadir mendampingi Bupati Kampar didampingi oleh Sekda Kampar Dr. Ardi Mardiansyah S.STP M.Si dan isteri yang juga Ny. Yuni Pratiwi Sari Ardi Mardiansyah , Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Afdal, ST, MT, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kampar Zulfahmi, Kepala Bapenda Kampar Zamhur, ST, MT, Kepala Dinas Pertanian Nurilahi Ali, Ketua Baznas Kampar Arizon, SE, Camat Kampar Kiri Hulu Bustamar beserta Forkopimcam, para Kabag di Lingkungan Setda Kampar Kepala desa Tanjung Belit Efri Desmi.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Menariknya, jala pertama yang dilempar Bupati Kampar bersama Ninik Mamak Kenegerian Tanjung Belit langsung membuahkan hasil. Seekor ikan baung berhasil didapatkan, menjadi tanda dimulainya panen ikan di Lubuk Larangan setelah masyarakat bersama&#45;sama menjaga kawasan sungai selama satu tahun.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Campakan jala tersebut diawali oleh Ninik Mamak Kenegerian Tanjung Belit, di antaranya Datuok Godang Refri Zarman, Dt. Dubalang Setio dan Dt. Singo (Ujang). Setelah itu, Bupati Kampar Ahmad Yuzar bersama Sekda Kampar Dr. Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si., Kepala Dinas Perikanan Zulfahmi serta Kepala Baznas Kabupaten Kampar turut menaiki sampan piaw dan turun langsung ke Sungai Subayang untuk melakukan campakan jala perdana.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;ldquo;Alhamdulillah, tangkapan pertama ini mendapatkan ikan baung,&amp;rdquo; ujar Bupati Kampar Ahmad Yuzar penuh syukur.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Bupati mengatakan, kegiatan Mancokau Ikan di Lubuk Larangan Tanjung Belit merupakan tradisi yang sangat luar biasa. Tidak hanya menjadi momentum masyarakat menikmati hasil dari sungai, tetapi juga mencerminkan hubungan yang harmonis antara manusia, adat dan alam.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;ldquo;Kegiatan ini sungguh luar biasa. Kita beradaptasi langsung, menyatu dan bersahabat dengan alam,&amp;rdquo; kata Ahmad Yuzar usai ikut langsung turun ke Sungai Subayang.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Menurutnya, keberhasilan masyarakat mendapatkan hasil tangkapan ikan merupakan bukti nyata bahwa alam akan memberikan manfaat apabila dijaga dan dilestarikan dengan baik.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;ldquo;Kepedulian kita semua untuk menjaga alam sangat penting. Selama satu tahun kita tidak menangkap ikan. Setelah sampai masanya, ikan baru kita tangkap dan panen bersama&#45;sama,&amp;rdquo; jelasnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Bupati Kampar mengapresiasi Ninik Mamak, tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat Tanjung Belit yang secara konsisten menjaga Lubuk Larangan. Menurutnya, kearifan lokal seperti ini harus terus dipertahankan karena tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, tetapi juga menjaga keberlangsungan ekosistem sungai dan sumber daya ikan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga alam dan mewariskan tradisi tersebut kepada generasi berikutnya.&lt;br /&gt;
&amp;ldquo;Mari kita lestarikan dan kita lanjutkan untuk generasi mendatang,&amp;rdquo; pungkas Bupati Kampar Ahmad Yuzar yang selanjutnya mengikuti seluruh menangkap ikan dengan pukat dan ikut langsung masuk ke sungai bersama&#45;sama dengan masyarakat.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Tradisi Mancokau Ikan di Lubuk Larangan Tanjung Belit menjadi gambaran nyata bahwa ketika masyarakat bersama&#45;sama menjaga alam, alam pun akan memberikan manfaat kembali kepada masyarakat. Nilai gotong royong, adat dan kecintaan terhadap lingkungan inilah yang menjadi kekuatan dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam di Kabupaten Kampar.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://nasionalplus.com/assets/berita/original/60559557592-433ed9b2136a67dd12100fef38b4fdbf.jpeg"/><pubDate>Sat, 05 Sep 2026 22:48:14 +0700</pubDate><guid>https://nasionalplus.com/news/detail/2643/ditandai-campak-jala-pertama-bersama-ninik-mamak-bupati-kampar-dapatkan-ikan-baung-di-mancokau-tanjung-belit</guid></item><item><title>Koperasi Merah Putih Tangkerang Labuai Sudah Siap untuk Beroperasi</title><link>https://nasionalplus.com/news/detail/2642/koperasi-merah-putih-tangkerang-labuai-sudah-siap-untuk-beroperasi</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&#45; Koperasi Merah Putih Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru, kini sudah siap untuk beroperasi.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kesiapan pengoperasian koperasi tersebut, ditinjau secara langsung oleh Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho didampingi Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Zulhelmi Arifin, Selasa (1/9/2026).&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Usai peninjauan, Agung menyampaikan bahwa Koperasi Merah Putih merupakan program strategis nasional yang digagas dan diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Keberadaan Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menggerakkan potensi ekonomi masyarakat di tingkat desa/kelurahan secara kolektif dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Ini akan menjadi pilihan utama untuk masyarakat di Kota Pekanbaru (khususnya sebagai tempat berbelanja kebutuhan pokok). Mudah&#45;mudahan bisa segera beroperasional,&amp;quot; harap Agung.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Terima kasih kepada TNI yang sudah ikut membantu pembangunan. Mudah&#45;mudahan ini bisa maksimal dalam meningkatkan perekonomian di Kota Pekanbaru,&amp;quot; ulasnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Di tempat yang sama, Ketua Koperasi Merah Putih Tangkerang Labuai Widodo Hadi mengatakan, saat ini bangunan gedung koperasi tersebut telah tuntas 100 persen, tinggal dioperasikan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Insyaallah, koperasi kita sudah hilal, operasionalnya sudah mulai kelihatan. Kendaraan operasionalnya seperti roda tiga juga sudah ada,&amp;quot; ujarnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Ia berharap Koperasi Merah Putih Tangkerang Labuai dapat meningkatkan perekonomian warga di wilayah kelurahan setempat pada khususnya, dan Kota Pekanbaru pada umumnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Untuk itu terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo dengan programnya, dan terima kasih juga kepada Bapak Wali Kota Agung Nugroho yang telah memfasilitasi sehingga terbangunlah Koperasi Merah Putih ini,&amp;quot; ucap Widodo Hadi.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Terima kasih juga kepada Bapak Wali Kota Agung Nugroho yang sudah memperbaiki jalan kami, khususnya Jalan Embun Pagi,&amp;quot; tutupnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://nasionalplus.com/assets/berita/original/85796004254-81071-news-koperasi-merah-putih.jpeg"/><pubDate>Tue, 01 Sep 2026 22:46:29 +0700</pubDate><guid>https://nasionalplus.com/news/detail/2642/koperasi-merah-putih-tangkerang-labuai-sudah-siap-untuk-beroperasi</guid></item><item><title>Walikota Pekanbaru Keluarkan Instruksi Siaga Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla</title><link>https://nasionalplus.com/news/detail/2641/walikota-pekanbaru-keluarkan-instruksi-siaga-pencegahan-dan-penanggulangan-karhutla</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&#45; Walikota Pekanbaru Agung Nugroho mengeluarkan Instruksi Walikota Pekanbaru Nomor: P.500.8.5.4/Setda&#45;Tapem/6/2026 tentang Peningkatan Kesiapsiagaan, Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Surat instruksi ini ditandatangani di Pekanbaru, Sabtu, (5/9/2026) dan ditujukan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru, Asisten, serta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Pekanbaru, serta para camat dan lurah se&#45;Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Dalam instruksinya, Walikota Pekanbaru Agung Nugroho menyampaikan:&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Melaksanakan peningkatan kesiapsiagaan, pencegahan, penanganan, dan pengendalian Karhutla di Kota Pekanbaru secara terkoordinasi sesuai tugas dan fungsi masing&#45;masing. Diantaranya dengan melakukan:&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;a. pemetaan wilayah rawan sebagai dasar penetapan prioritas pencegahan, kesiapsiagaan, dan pemantauan;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;b. penyiapan personel, sarana dan prasarana, sumber air, alat dan mesin pertanian, alat berat, serta sumber daya pendukung lainnya sesuai kebutuhan;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;c. pemantauan wilayah rawan dengan memanfaatkan informasi cuaca, peringatan dini, titik panas, laporan lapangan, dan sumber informasi lainnya;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;d. penerimaan dan verifikasi laporan sebagai dasar penanganan kejadian secara cepat dan terkoordinasi;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;e. pengerahan personel dan peralatan sesuai kondisi dan kebutuhan di lokasi kejadian;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;f. penertiban terhadap aktivitas pembukaan atau pembersihan lahan. dengan cara membakar sesuai ketentuan peraturan perundang&#45;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;undangan;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;g. penanganan dampak kesehatan dan lingkungan berdasarkan perkembangan kondisi;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;h. pemenuhan kebutuhan dukungan lintas wilayah, lintas instansi, dan sumber daya lainnya melalui jalur koordinasi sebagaimana diatur dalam Instruksi ini; dan&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;i. pencatatan dan pelaporan hasil pelaksanaan sebagai bahan pengendalian, evaluasi, dan pengambilan keputusan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kemudian, Khusus kepada Sekda Kota Pekanbaru, agar mengoordinasikan dan mengendalikan keterpaduan pelaksanaan, perencanaan, penganggaran, dan dukungan sumber daya dalam pencegahan dan penanggulangan Karhutla, memimpin evaluasi pelaksanaan pencegahan dan penanggulangan Karhutla.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Sekda juga harus memberikan arahan terhadap permasalahan yang memerlukan penanganan lintas sektor dan melaporkan perkembangan pelaksanaan dan permasalahan strategis kepada Walikota,&amp;quot; jelasnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kepada Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat. Daerah Kota Pekanbaru, diminta agar mengoordinasikan pelaksanaan tugas BPBD, Satpol PP, DPKP, Dinkes, Bagian Tata Pemerintahan, Bagian Hukum, Camat, dan Lurah.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Mengoordinasikan kesiapsiagaan, pencegahan, penanganan, penertiban, pelayanan kesehatan, serta pengendalian kewilayahan, dukungan dengan Pemprov Riau, Pemkab/Pemko lainnya, TNI, Polri, BNPB, BMKG serta kementerian/lembaga dan instansi vertikal lainnya sesuai kebutuhan,&amp;quot; jelasnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Asisten Pemerintah dan Kesra juga harus mengoordinasikan penanganan kejadian yang memerlukan dukungan lintas wilayah dan lintas instansi dan melaporkan hasil pelaksanaan dan permasalahan kepada Sekda Pekanbaru.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kepada Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Pekanbaru diinstruksikan untuk melakukan koordinasi pelaksanaan tugas DPP, DLHK, PUPR, dan Bagian Sumber Daya Alam.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Koordinasi penyediaan dan pemanfaatan alat dan mesin pertanian, sarana dan prasarana, alat berat, sumber air, serta sumber daya lainnya untuk mendukung pencegahan dan penanggulangan Karhutla.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Termasuk mengoordinasikan dukungan Pemprov Riau, kementerian/lembaga, instansi vertikal, BUMN, BUMD, perusahaan, dan pelaku usaha sesuai kebutuhan. Mengoordinasikan tindak lanjut permasalahan sumber daya alam, lingkungan hidup, pertanian, sarana dan prasarana yang memerlukan penanganan lintas sektor atau dukungan pihak lair? dan melaporkan hasil pelaksanaan, kebutuhan dukungan, dan permasalahan kepada Sekda,&amp;quot; jelasnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kepada Kepala BPBD Kota Pekanbaru diinstruksikan untuk mengoptimalkan Posko &amp;quot;Pekanbaru Siaga Karhutla di Kantor BPBD Pekanbaru sebagai pusat kendali, koordinasi, informasi, dan pelaporan kebakaran hutan dan lahan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Melakukan pemantauan wilayah rawan, titik panas, titik api, kondisi cuaca, dan peringatan dini serta melakukan verifikasi terhadap setiap informasi atau laporan kejadian; melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan melalui pengerahan personel dan peralatan, pemadaman, lokalisasi, pendinginan, serta pemantauan lokasi kebakaran sampai kondisi dinyatakan aman,&amp;quot; jelasnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Selanjutnya, memastikan kesiapan personel, kendaraan, peralatan pemadaman, pompa, sumber air, dan sarana pendukung lainnya untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan. Dilanjutkan dengan menyusun dan mengoordinasikan pelaksanaan patroli pada wilayah prioritas bersama Satpol PP, DPKP, Camat, dan Lurah.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Menyusun dan memutakhirkan peta wilayah rawan kebakaran sampai tingkat kelurahan berdasarkan titik panas, riwayat kejadian, kondisi wilayah, dan laporan kewilayahan sebagai dasar penetapan wilayah prioritas pemantauan dan patroli. Sekaligus mengoordinasikan penguatan pencegahan, patroli, dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan bersama TNI dan Polri melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;BPBD juga harus menyampaikan kebutuhan dukungan lintas wilayah dan lintas instansi kepada Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat serta kebutuhan sarana, prasarana, alat berat, dan sumber daya lainnya kepada Asisten Asisten Perekonomian dan Pembangunan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Menghimpun laporan harian seluruh Kecamatan dan mengintegrasikannya dengan data wilayah rawan, cuaca, titik panas, kejadian, personel, peralatan, sumber air, tindakan penanganan, dan dokumentasi sebagai bahan pengendalian dan evaluasi juga menyampaikan perkembangan kondisi Karhutla kepada sekretaris dan menyiapkan laporan pelaksanaan Instruksi ini sebagai bahan laporan Walikota kepada Gubernur Riau paling sedikit 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan atau sewaktu&#45;waktu dalam keadaan darurat,&amp;quot; jelasnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;BPBD juga harus menyiapkan jadwal dan bahan peninjauan lapangan Walikota bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah terhadap Posko, kesiapan personel dan peralatan, pelaksanaan penanganan, serta wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kepada Kepala Satpol PP Pekanbaru diinstruksikan agar melaksanakan patroli pada wilayah rawan pembakaran lahan sesuai peta BPBD. Memeriksa aktivitas pembukaan lahan dibakar sesuai hasil patroli atau laporan serta berkoordinasi dengan TNI dan Polri dalam penanganan dugaan pelanggaran sesuai kewenangan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Satpol PP diminta menghentikan kegiatan dan melakukan tindakan sesuai ketentuan peraturan perundang&#45;undangan ditemukan pelanggaran, dan mendokumentasikan hasil patroli dan pemeriksaan sebagai bahan tindak lanjut.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Dugaan pelanggaran yang memerlukan penanganan lebih lanjut dilaporkan kepada Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat sebagai bahan koordinasi dengan Polri dan mendukung pengamanan pelaksanaan penanggulangan kebakaran,&amp;quot; jelasnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kepada Kepala DPKP Pekanbaru diminta memeriksa dan memastikan kesiapan kendaraan, mesin pompa, selang, alat pelindung diri, dan peralatan pemadaman. Kemudian menetapkan regu, kendaraan, dan peralatan siap gerak dan menginventarisasi sumber air yang dapat digunakan untuk pemadaman pada wilayah rawan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;BPBD juga wajib meningkatkan kesiapan dan kemampuan regu pemadam serta relawan masyarakat pada wilayah rawan serta mengerahkan regu dan peralatan segera setelah menerima laporan kebakaran.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Melaksanakan pemadaman dan pendinginan sampai kondisi dinyatakan aman dan menyampaikan hasil penanganan serta kebutuhan tambahan personel dan peralatan kepada BPBD,&amp;quot; jelasnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kepada Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru untuk mendata kegiatan pertanian dan kelompok tani pada wilayah rawan kebakaran. Mengidentifikasi kebutuhan alat dan mesin pertanian untuk mendukung pengolahan lahan tanpa membakar.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Menginventarisasi alat dan mesin pertanian berdasarkan jenis, jumlah, kondisi, dan lokasi. Memfasilitasi pemanfaatan alat dan mesin pertanian berdasarkan kebutuhan. Serta elakukan pendampingan kepada kelompok tani dalam pengolahan lahan tanpa membakar.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Sampaikan kebutuhan alat dan mesin pertanian yang belum tersedia kepada Asisten Perekonomian dan Pembangunan,&amp;quot; jelasnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru untuk menyiapkan Puskesmas di wilayah terdampak Karhutla. Termasuk kesiapan obat&#45;obatan, masker, oksigen, dan kebutuhan pelayanan kesehatan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Dinkes wajib memantau perkembangan gangguan kesehatan yang berkaitan dengan paparan asap dan menghimpun data masyarakat terdampak dan pelayanan kesehatan yang telah diberikan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Menyampaikan perkembangan dampak kesehatan serta kebutuhan penanganan kepada Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kepada Kepala DLHK Pekanbaru diinstruksikan untuk melakukan pemantauan kualitas udara pada saat terjadi peningkatan asap dan menyampaikan hasil pemantauan kualitas udara sebagai bahan pengambilan kebijakan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Melakukan pemantauan kondisi lingkungan pada lokasi kebakaran, mendata lokasi yang berulang kali mengalami kebakaran dan menyiapkan rekomendasi penanganan dampak lingkungan berdasarkan hasil pemantauan serta menyampaikan permasalahan yang memerlukan koordinasi lebih lanjut kepada Asisten Perekonomian dan Pembangunan,&amp;quot; jelasnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kepada Kepala PUPR Pekanbaru diinstruksikan untuk menginventarisasi alat berat, kendaraan, pompa, dan peralatan yang dapat digunakan untuk mendukung penanggulangan kebakaran. Serta memastikan kesiapan alat berat, peralatan, dan operator yang dapat digerakkan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;PUPR juga diminta mengerahkan alat berat dan peralatan berdasarkan kebutuhan penanganan, mendukung pembukaan akses menuju lokasi kebakaran yang sulit dijangkau dan mendukung penyediaan akses menuju sumber air untuk keperluan pemadaman. Serta enyampaikan kebutuhan sarana dan peralatan yang&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;belum tersedia kepada Asisten Perekonomian dan Pembangunan,&amp;quot; jelasnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Selanjutnya kepada Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Pekanbaru diinstruksikan untuk menyebarluaskan informasi dan imbauan Pemerintah Kota mengenai pencegahan kebakaran serta larangan pembukaan atau pembersihan lahan dengan cara membakar.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Diskominfotiksan juga bertanggung jawab menyebarluaskan informasi mengenai kondisi kebakaran. hutan dan lahan, kualitas udara, peringatan dini, dan informasi penting lainnya kepada masyarakat. Mengoptimalkan media dan kanal informasi resmi Pemerintah Kota sebagai sarana penyampaian informasi.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kemudian memfasilitasi penyampaian informasi kepada masyarakat pada terjadi kebakaran atau kondisi asap, termasuk informasi mengenai layanan Pemerintah Kota yang dapat diakses dan mendukung publikasi kebijakan dan langkah Pemko dalam pencegahan dan penanggulangan Karhutla.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Serta memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat mengacu pada informasi dari Perangkat Daerah yang membidangi substansi terkait,&amp;quot; jelasnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kepada Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru diinstruksikan untuk memfasilitasi koordinasi Camat dan Lurah dalam pelaksanaan Instruksi ini dan memfasilitasi penyampaian arahan, kebijakan, dan informasi pelaksanaan Instruksi ini kepada Camat dan Lurah.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kemudian memfasilitasi tindak lanjut hasil arahan dan evaluasi yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas Camat dan Lurah dan menyiapkan bahan koordinasi dan evaluasi kewilayahan kepada Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kepada Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru diinstruksikan untuk menginventarisasi dan menelaah produk hukum daerah yang berkaitan dengan pencegahan dan penanggulangan Karhutla dan menyiapkan penyempurnaan atau pembentukan produk hukum daerah apabila diperlukan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Serta memberikan telaahan hukum terhadap kebijakan dan tindakan Pemko dalam pelaksanaan Instruksi ini,&amp;quot; jelasnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kepada Kepala Bagian Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru diinstruksikan untuk menyusun dan memutakhirkan profil SDA (Sumber Daya Alam) pada wilayah rawan kebakaran, paling sedikit memuat kondisi dan pemanfaatan hutan dan lahan, karakteristik lahan gambut, kegiatan perkebunan, pemanfaatan atau penguasaan lahan, kegiatan usaha, serta perizinan atau persetujuan yang berkaitan dengan pemanfaatan SDA.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kemudian mengidentifikasi keterkaitan kondisi dan pemanfaatan SDA dengan permasalahan kebakaran hutan dan lahan, meliputi hutan dan lahan, gambut, perkebunan, pemanfaatan atau penguasaan lahan, kegiatan usaha, serta perizinan atau persetujuan yang memerlukan tindak lanjut.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Menyajikan hasil profil dan identifikasi permasalahan sebagaimana dimaksud diatas kepada Asisten Perekonomian dan Pembangunan sebagai bahan dalam mengoordinasikan tindak lanjut permasalahan SDA serta koordinasi dengan Pemprov Riau, kementerian/lembaga, instansi vertikal, BUMN, BUMD, perusahaan, dan pelaku usaha apabila diperlukan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Selanjutnya kepada para camat se&#45;Kota Pekanbaru diinstruksikan mengaktifkan dan mengoptimalkan Posko Siaga Karhutla tingkat Kecamatan sebagai pusat pemantauan, koordinasi, penanganan awal, dan pelaporan kebakaran hutan dan lahan di wilayah kecamatan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Camat juga harus melakukan penanganan awal dan pemadaman Karhutla serta segera melaporkan kejadian kepada BPBD Pekanbaru. Juga memastikan lurah melakukan pemantauan dan pengecekan terhadap setiap informasi titik panas, titik api, asap, aktivitas pembakaran, atau kejadian kebakaran di wilayah masing&#45;masing.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Camat juga diinstruksikan mengoordinasikan pelaksanaan patroli, pencegahan, dan&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;penanggulangan Karhutla serta&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;berkoordinasi dengan Koramil dan Polsek setempat. Lalu mengidentifikasi dan memutakhirkan wilayah rawan&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;kebakaran di masing&#45;masing kelurahan serta&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;menyampaikan hasilnya kepada BPBD.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kemudian sosialisasi dan memastikan masyarakat mematuhi larangan membakar hutan dan/atau lahan dalam keadaan darurat. Termasuk menyampaikan kebutuhan personel, peralatan, dan&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;dukungan penanganan kepada BPBD Pekanbaru.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Camat juga menghimpun laporan seluruh kelurahan dan menyampaikan&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;laporan harian kondisi kebakaran hutan dan lahan di wilayah&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;kecamatan kepada BPBD Pekanbaru,&amp;quot; jelasnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kepada lurah se&#45;Kota Pekanbaru diinstruksikan agar sosialisasi dan memastikan masyarakat mematuhi larangan membakar hutan dan/atau lahan dalam keadaan darurat, mendata lokasi lahan rawan terbakar serta pemilik atau pengelola lahan yang dapat dihubungi di wilayah masing&#45;masing.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Menyampaikan kepada pemilik atau pengelola lahan untuk menjaga dan membersihkan lahannya serta tidak melakukan pembukaan atau pembersihan lahan dengan cara membakar serta melakukan pemantauan terhadap lahan kosong, semak belukar, lokasi yang pernah mengalami kebakaran, dan lokasi rawan lainnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Menerima dan melakukan pengecekan awal terhadap laporan masyarakat mengenai asap, titik api, aktivitas pembakaran, atau kejadian kebakaran hutan dan lahan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Melakukan penanganan awal dan pemadaman terhadap kebakaran hutan dan lahan di wilayah kelurahan serta segera melaporkan kejadian kepada camat. Menggerakkan RT, RW, dan masyarakat dalam pencegahan, pemantauan, dan penanganan awal kebakaran hutan dan lahan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Lurah juga bertugas menyampaikan laporan pelaksanaan pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan kepada camat.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kepada Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Pekanbaru diinstruksikan mengidentifikasi program dan kegiatan Perangkat Daerah yang dapat mendukung pencegahan dan penanggulangan Karhutla. Menyelaraskan perencanaan program dan kegiatan antar&#45;Perangkat Daerah agar saling mendukung dan tidak tumpang tindih.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Serta menyiapkan bahan perencanaan terhadap kebutuhan penanganan yang memerlukan dukungan lintas Perangkat Daerah atau pelaksanaan secara berkelanjutan dan menyampaikan hasil pelaksanaan kepada Sekda Pekanbaru.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kepada Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Pekanbaru untuk memfasilitasi dukungan penganggaran untuk pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan sesuai kemampuan keuangan daerah dan ketentuan peraturan perundang&#45;undangan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Mengidentifikasi ketersediaan anggaran yang dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan penanganan sesuai ketentuan peraturan perundang&#45;undangan serta memfasilitasi penatausahaan keuangan terhadap kebutuhan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, termasuk dalam keadaan darurat.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Diinstruksikan juga memfasilitasi pemanfaatan barang milik daerah yang diperlukan untuk mendukung penanggulangan dan pencegahan Karhutla. Serta menyampaikan permasalahan penganggaran, penatausahaan keuangan, dan pemanfaatan barang milik daerah yang memerlukan kebijakan lebih lanjut kepada Sekda,&amp;quot; jelasnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Sekda Pekanbaru diminta untuk mengevaluasi pelaksanaan instruksi ini secara berkala dan melaporkannya kepada Walikota.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Pendanaan yang diperlukan dalam pelaksanaan instruksi ini&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;dibebankan pada APBD&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Pekanbaru dan sumber pendanaan lain yang sah sesuai dengan&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;ketentuan peraturan perundang&#45;undangan,&amp;quot; pungkasnya.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://nasionalplus.com/assets/berita/original/97000201648-62541-news-walikota-pekanbaru-k_(1).jpeg"/><pubDate>Sun, 06 Sep 2026 22:45:09 +0700</pubDate><guid>https://nasionalplus.com/news/detail/2641/walikota-pekanbaru-keluarkan-instruksi-siaga-pencegahan-dan-penanggulangan-karhutla</guid></item><item><title>Pekanbaru Siaga Hadapi Dampak Kabut Asap, 21 Puskesmas Siap Layani Warga Terdampak</title><link>https://nasionalplus.com/news/detail/2640/pekanbaru-siaga-hadapi-dampak-kabut-asap-21-puskesmas-siap-layani-warga-terdampak</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&#45; Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memperkuat kesiapsiagaan menghadapi dampak kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Sebanyak 21 Puskesmas yang tersebar di sejumlah wilayah Kota Pekanbaru telah disiapkan sebagai posko layanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Langkah ini dilakukan menyusul meningkatnya gangguan kesehatan akibat kualitas udara yang memburuk. Pemko Pekanbaru mencatat, kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) kini melonjak hampir dua kali lipat dibandingkan kondisi normal.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan akibat paparan kabut asap dapat memanfaatkan layanan di seluruh Puskesmas tersebut. Pemko memastikan fasilitas kesehatan tingkat pertama ini dalam kondisi siap memberikan penanganan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengatakan pihaknya telah meminta Dinas Kesehatan (Diskes) mengaktifkan seluruh Puskesmas untuk mengantisipasi peningkatan kasus ISPA.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Kita sudah minta dinas kesehatan untuk segera mengaktifkan seluruh Puskesmas, untuk melengkapi kebutuhan&#45;kebutuhan terkait penanganan ISPA,&amp;quot; kata Markarius, Senin (7/9/2026).&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Ia memastikan, seluruh Puskesmas siap menangani warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Menurut Markarius, berdasarkan pendataan yang dilakukan, kasus ISPA saat ini mengalami peningkatan signifikan. Bahkan, jumlah kasus harian disebut hampir dua kali lipat dibandingkan hari biasa.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Rata&#45;rata kasus per hari mencapai 300 lebih,&amp;quot; ujarnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Dengan kondisi tersebut, keberadaan 21 Puskesmas diharapkan menjadi garda terdepan Pemko Pekanbaru dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama bagi warga yang mengalami gejala gangguan pernapasan akibat memburuknya kualitas udara.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Selain memperkuat layanan kesehatan, Pemko Pekanbaru juga mengambil langkah perlindungan terhadap peserta didik. Pemerintah kembali menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi peserta didik mulai tingkat PAUD, TK, SD hingga SMP di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kebijakan tersebut diberlakukan pada 7&#45;8 September 2026 sebagai langkah antisipasi dampak buruk kualitas udara yang berada pada kategori tidak sehat.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kebijakan PJJ sekaligus menjadi upaya Pemko Pekanbaru mengurangi aktivitas anak&#45;anak di luar ruangan selama kondisi udara belum kembali membaik.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Pemko Pekanbaru mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap. Warga yang mulai mengalami gangguan kesehatan, khususnya keluhan pada saluran pernapasan, dapat segera memanfaatkan layanan kesehatan di Puskesmas terdekat.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://nasionalplus.com/assets/berita/original/31357226163-95540-news-pekanbaru-siaga-hada.jpg"/><pubDate>Mon, 07 Sep 2026 22:43:56 +0700</pubDate><guid>https://nasionalplus.com/news/detail/2640/pekanbaru-siaga-hadapi-dampak-kabut-asap-21-puskesmas-siap-layani-warga-terdampak</guid></item><item><title>Lindungi Kesehatan Peserta Didik, Pemko Pekanbaru Perpanjang Sekolah Daring</title><link>https://nasionalplus.com/news/detail/2639/lindungi-kesehatan-peserta-didik-pemko-pekanbaru-perpanjang-sekolah-daring</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU &#45;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;Kabut asap yang masih menyelimuti Kota Pekanbaru membuat kegiatan belajar mengajar kembali digelar secara daring. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memperpanjang pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama satu hari, yakni pada Rabu (9/9/2026).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kebijakan tersebut berlaku bagi peserta didik tingkat PAUD hingga SMP di Kota Pekanbaru. Perpanjangan PJJ itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Nomor B.400.3.1/Disdik/30/2026 tentang Penyesuaian Kegiatan Pembelajaran di Pekanbaru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, mengatakan keputusan memperpanjang pembelajaran daring diambil karena kondisi kualitas udara di Pekanbaru belum membaik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Untuk pembelajaran daring kita tambah satu hari lagi. Karena kondisi kualitas udara belum membaik,&amp;quot; kata Abdul Jamal, Selasa (8/9/2026).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutnya, kebijakan tersebut juga merupakan arahan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Pemko mempertimbangkan aspek kesehatan dan keselamatan peserta didik di tengah kondisi kabut asap yang masih terjadi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita mengikuti arahan bapak Wali Kota Pekanbaru agar peserta didik dapat terlindungi dari bencana kabut asap ini,&amp;quot; ujarnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&lt;br /&gt;
Selain kondisi kualitas udara, Pemko Pekanbaru juga berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi hujan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dari hasil koordinasi tersebut, hujan diperkirakan berpotensi turun pada malam hari, sehingga Pemko memilih memperpanjang pembelajaran daring untuk satu hari lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hujan berkemungkinan turun baru malam ini. Maka dengan pertimbangan itu kita tambah perpanjangan sekolah daring untuk satu hari besok,&amp;quot; ungkapnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Abdul Jamal menambahkan, pelaksanaan pembelajaran akan terus menyesuaikan dengan kondisi kualitas udara serta mempertimbangkan kesehatan dan keselamatan peserta didik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika kondisi udara membaik pada Kamis (10/9/2026), seluruh murid di Kota Pekanbaru dapat kembali mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun, para siswa yang kembali ke sekolah diwajibkan menggunakan masker saat berangkat ke sekolah sebagai langkah perlindungan dari paparan kabut asap.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://nasionalplus.com/assets/berita/original/29507596588-44860-news-lindungi-kesehatan-p.jpg"/><pubDate>Tue, 08 Sep 2026 22:42:56 +0700</pubDate><guid>https://nasionalplus.com/news/detail/2639/lindungi-kesehatan-peserta-didik-pemko-pekanbaru-perpanjang-sekolah-daring</guid></item><item><title>Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Raih Penghargaan Peduli Akses dan Infrastruktur Pendidikan 2026</title><link>https://nasionalplus.com/news/detail/2638/wali-kota-pekanbaru-agung-nugroho-raih-penghargaan-peduli-akses-dan-infrastruktur-pendidikan-2026</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&amp;ndash; Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, meraih penghargaan KompasTV kategori Daerah Peduli Akses dan Infrastruktur Pendidikan 2026.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar dalam memperluas akses pendidikan serta meningkatkan sarana dan prasarana sekolah.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Penghargaan diserahkan pada puncak peringatan HUT ke&#45;15 KompasTV di Jakarta, Rabu (9/9/2026) malam.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Mewakili Wali Kota Pekanbaru, penghargaan diterima Asisten II Setdako Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut dan diserahkan langsung oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Ingot hadir didampingi Kepala Diskominfotiksan Kota Pekanbaru Ardiansyah Eka Putra dan Sekretaris Diskominfotiksan Kota Pekanbaru Tengku Aznom Zaifani.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Ingot menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut. Menurutnya, apresiasi ini menjadi penyemangat bagi Pemko Pekanbaru untuk terus memastikan setiap anak mendapatkan hak dan kesempatan yang sama dalam memperoleh pendidikan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;ldquo;Pemerintah Kota Pekanbaru berkomitmen membangun sumber daya manusia dengan mempermudah akses pendidikan dan memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan untuk bersekolah,&amp;rdquo; ujar Ingot usai menerima penghargaan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Salah satu langkah nyata yang dilakukan Pemko Pekanbaru adalah mendata anak&#45;anak yang tidak atau sempat putus sekolah. Anak&#45;anak tersebut kemudian didampingi agar dapat kembali bersekolah dan memperoleh pendidikan yang layak.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;ldquo;Anak&#45;anak tersebut menjadi tanggung jawab pemerintah kota. Kita sekolahkan kembali mereka. Pemko juga memberikan seragam sekolah gratis kepada siswa SD dan SMP untuk membantu meringankan beban orang tua,&amp;rdquo; jelasnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Pemko Pekanbaru juga memberikan perhatian kepada anak&#45;anak dari keluarga kurang mampu yang ijazahnya masih tertahan akibat tunggakan biaya pendidikan. Pemerintah kota siap memfasilitasi penyelesaiannya, termasuk membantu menebus ijazah di sekolah swasta maupun pondok pesantren, agar ijazah tersebut dapat segera diterima dan digunakan untuk melanjutkan pendidikan ataupun mencari pekerjaan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Penjaringan anak tidak sekolah dilakukan hingga ke tingkat kelurahan dengan melibatkan kader PKK dan perangkat wilayah. Masyarakat yang mengalami persoalan ijazah juga dapat melapor melalui pihak kecamatan untuk segera ditindaklanjuti.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Pemko Pekanbaru menargetkan terwujudnya zero anak putus sekolah. Selain memperluas akses pendidikan, pemerintah kota juga terus membenahi sarana dan prasarana sekolah secara bertahap melalui APBD serta sinergi program dengan pemerintah pusat.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi Pemko Pekanbaru untuk terus menghadirkan pendidikan yang mudah diakses, layak, dan berkualitas bagi seluruh anak di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://nasionalplus.com/assets/berita/original/96055796236-39126-news-wali-kota-pekanbaru-_(1).jpeg"/><pubDate>Thu, 10 Sep 2026 22:41:54 +0700</pubDate><guid>https://nasionalplus.com/news/detail/2638/wali-kota-pekanbaru-agung-nugroho-raih-penghargaan-peduli-akses-dan-infrastruktur-pendidikan-2026</guid></item><item><title>Tertinggi di Indonesia, Pertumbuhan Ekonomi Pekanbaru Tembus 7,39 Persen</title><link>https://nasionalplus.com/news/detail/2637/tertinggi-di-indonesia-pertumbuhan-ekonomi-pekanbaru-tembus-739-persen</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&amp;ndash; Pada Triwulan II Tahun 2026, ekonomi Pekanbaru tumbuh 7,39 persen secara year&#45;on&#45;year (yoy) dan menempatkan Pekanbaru sebagai kota dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Capaian tersebut tercantum dalam paparan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian pada Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah dan Rilis Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota Triwulan II Tahun 2026, Senin (7/9/2026). Rakor tersebut berlangsung di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri, Jakarta.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Dalam data yang dipaparkan Kemendagri, Pekanbaru berada di posisi pertama kategori kota dengan pertumbuhan ekonomi 7,39 persen, disusul Batam 7,28 persen, Surabaya 7,20 persen, Makassar 7,04 persen, dan Palopo 6,97 persen. Angka pertumbuhan Pekanbaru juga berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional Triwulan II 2026 yang tercatat 5,29 persen (yoy).&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho menyambut capaian tersebut dengan rasa syukur. Menurutnya, posisi Pekanbaru sebagai kota dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi merupakan kabar baik, namun yang lebih penting adalah memastikan pertumbuhan tersebut benar&#45;benar memberikan manfaat kepada masyarakat.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;ldquo;Alhamdulillah, ini kabar yang membanggakan bagi masyarakat Pekanbaru. Tetapi bagi kami, bukan sekadar soal menjadi nomor satu. Yang paling penting adalah ekonomi kota bergerak, investasi tumbuh, UMKM hidup, lapangan pekerjaan terbuka, dan manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,&amp;rdquo; ujar Agung.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Agung mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen kota, mulai dari masyarakat, dunia usaha, pelaku UMKM, investor hingga pemerintah. Karena itu, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terus menjaga aktivitas ekonomi dan kepercayaan terhadap Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Momentum pertumbuhan tersebut juga sejalan dengan meningkatnya aktivitas investasi di Pekanbaru. Sepanjang Januari&amp;ndash;Juni 2026, realisasi investasi Pekanbaru tercatat sekitar Rp7,35 triliun, atau 156,02 persen dari target, dengan realisasi Triwulan II mencapai sekitar Rp4,79 triliun.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;ldquo;Kepercayaan ini harus kita jaga. Pemerintah harus terus memberikan kemudahan berusaha, memperbaiki pelayanan, membangun infrastruktur dan menciptakan kota yang aman, bersih serta nyaman. Karena ketika investasi dan dunia usaha bergerak, kita ingin masyarakat Pekanbaru ikut merasakan dampaknya,&amp;rdquo; kata Agung.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Ia menegaskan Pemko Pekanbaru tidak ingin menjadikan angka pertumbuhan tersebut sebagai tujuan akhir. Pemerintah kota akan terus menjaga momentum agar pertumbuhan ekonomi berlangsung secara berkualitas dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;ldquo;Angka 7,39 persen ini bukan garis finis. Ini justru menjadi tanggung jawab bagi kami untuk bekerja lebih keras. Pertumbuhan harus menghadirkan kesejahteraan. Kalau ekonomi tumbuh, masyarakat juga harus ikut tumbuh dan merasakan manfaatnya,&amp;rdquo; tegasnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Agung berharap capaian ini semakin memperkuat kepercayaan pelaku usaha dan investor untuk menjadikan Pekanbaru sebagai salah satu tujuan investasi dan pusat pertumbuhan ekonomi di Sumatra.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;ldquo;Terima kasih kepada seluruh masyarakat Pekanbaru. Capaian ini bukan keberhasilan wali kota atau pemerintah saja. Ini keberhasilan kita bersama. Mari kita jaga momentum ini agar Pekanbaru semakin maju, ekonominya kuat dan masyarakatnya semakin sejahtera,&amp;rdquo; tutup Agung.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://nasionalplus.com/assets/berita/original/25773482921-35466-news-tertinggi-di-indones_(1).jpg"/><pubDate>Mon, 14 Sep 2026 22:40:24 +0700</pubDate><guid>https://nasionalplus.com/news/detail/2637/tertinggi-di-indonesia-pertumbuhan-ekonomi-pekanbaru-tembus-739-persen</guid></item><item><title>Gelar FGD, Pemko Pekanbaru Targetkan Kemiskinan Turun 1,1 Persen</title><link>https://nasionalplus.com/news/detail/2636/gelar-fgd-pemko-pekanbaru-targetkan-kemiskinan-turun-11-persen</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&#45; Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menargetkan angka kemiskinan di Kota Pekanbaru turun 1,1 persen dalam tiga tahun ke depan. Berbagai program kolaboratif disiapkan dengan menggandeng sejumlah pihak untuk mengejar target tersebut.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar mengatakan, Pemko Pekanbaru telah menyiapkan sejumlah program untuk menekan angka kemiskinan. Program tersebut akan difokuskan pada tiga kecamatan yang memiliki tingkat kemiskinan tinggi.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Karena ada tiga kecamatan yang tingkat kemiskinannya tinggi. Program&#45;program kita fokuskan ke situ,&amp;quot; kata Markarius Anwar usai mengikuti Forum Group Discussion (FGD) penurunan kemiskinan di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru, Tenayan Raya, Jumat (11/9/2026).&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Menurut Markarius, upaya pengentasan kemiskinan tidak bisa dilakukan Pemko Pekanbaru sendiri. Karena itu, program kolaboratif dengan menggandeng berbagai pihak disiapkan agar program yang dijalankan bisa saling terintegrasi.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Salah satunya dengan menyinkronkan program Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan lembaga lainnya dengan program pengentasan kemiskinan Pemko Pekanbaru.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Markarius mencontohkan, bantuan yang bersumber dari zakat, wakaf maupun sedekah nantinya dapat diarahkan agar tidak hanya diberikan dalam bentuk bantuan konsumtif. Bantuan tersebut akan didorong menjadi bantuan produktif bagi warga penerima manfaat.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Dengan begitu, bantuan yang diterima warga miskin dapat dimanfaatkan sebagai modal usaha untuk meningkatkan pendapatan dan mendorong mereka keluar dari kondisi kemiskinan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Warga miskin dibantu bisa untuk modal usaha, sehingga mereka bisa berusaha. Tapi tentu perlu kolaborasi dengan stakeholder. Kalau diberi bantuan oleh BAZNAS, harus ada pendampingan dari dinas koperasi. Ini baru bisa berhasil, kalau sendiri&#45;sendiri tentu tidak kuat,&amp;quot; jelasnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Ia mengatakan, kolaborasi antarlembaga menjadi kunci agar program pengentasan kemiskinan tidak berjalan sendiri&#45;sendiri. Bantuan modal, kata dia, perlu dibarengi dengan pendampingan agar usaha yang dijalankan warga dapat berkembang.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Markarius menargetkan dalam tiga tahun ke depan angka kemiskinan di Kota Pekanbaru dapat ditekan semaksimal mungkin melalui berbagai program yang telah disiapkan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Dari angka kemiskinan 3,1 ke 2 persen target kita. Ada target 1,1 persen yang harus kita turunkan, dan itu bukan hal yang mudah. Karena 5 tahun terakhir itu trend (angka kemiskinan) nya kan naik, bagaimana kita merubah trend ini,&amp;quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://nasionalplus.com/assets/berita/original/58504446792-54019-news-gelar-fgd-pemko-peka.jpeg"/><pubDate>Fri, 11 Sep 2026 22:39:08 +0700</pubDate><guid>https://nasionalplus.com/news/detail/2636/gelar-fgd-pemko-pekanbaru-targetkan-kemiskinan-turun-11-persen</guid></item><item><title>Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi dan Penguatan Perlindungan Perempuan dan Anak</title><link>https://nasionalplus.com/news/detail/2635/bupati-kampar-h-ahmad-yuzar-ikuti-rakor-pengendalian-inflasi-dan-penguatan-perlindungan-perempuan-dan-anak</link><description>&lt;p&gt;BANGKINANG KOTA &amp;ndash; Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., MT. mengikuti Zoom Meeting Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi yang dirangkaikan dengan pembahasan verifikasi dan validasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta Penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Ruang Bersama Indonesia untuk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Senin (14/9/2026).&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kegiatan tersebut diikuti Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., MT. dari Ruang Rapat Lantai 3 Kantor Bupati Kampar. Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Asisten II Setda Kampar Drs. Muhammad, M.Si., serta Kepala DPPKBP3A Kabupaten Kampar Drs. H. Edi Afrizal, M.Si.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Rakor secara virtual dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI Muhammad Tito Karnavian, bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Dra. Hj. Arifatul Choiri Fauzi, M.Si., serta Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) H. Yandri Susanto, S.Pi., M.Pd.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Salah satu agenda penting dalam kegiatan tersebut adalah Penandatanganan SKB tentang Ruang Bersama Indonesia untuk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Kebijakan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan serta perlindungan terhadap anak.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Dalam paparan mengenai Ruang Bersama Indonesia, disampaikan bahwa komitmen terhadap kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak memiliki landasan konstitusional sebagaimana dijamin dalam Pasal 28D UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Paparan tersebut juga menegaskan bahwa komitmen dan regulasi nasional menjadi dasar penting bagi kehadiran negara dalam memajukan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Hal tersebut sejalan dengan arah RPJMN 2025&amp;ndash;2029 yang mengusung pembangunan yang terintegrasi, inklusif, berkelanjutan dan berdaya saing. Dalam paparan tersebut, terdapat sejumlah fokus pembangunan, di antaranya Gender dan Inklusi Sosial, Sustainable Development Goals (SDGs), Transformasi Digital, Pembangunan Rendah Karbon, serta Pembangunan Berketahanan Iklim.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Keseluruhan agenda tersebut diarahkan untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, tangguh dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Pengendalian Inflasi dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Selain membahas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, Rakor juga membahas pengendalian inflasi sebagai langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Pemerintah daerah didorong untuk terus memperkuat koordinasi dalam memantau perkembangan harga kebutuhan pokok, memastikan ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi serta mengambil langkah strategis terhadap berbagai potensi yang dapat memengaruhi inflasi.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Dalam kesempatan yang sama, turut dibahas verifikasi dan validasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Program ini diharapkan dapat memperkuat kelembagaan ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., MT. menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar siap mendukung berbagai kebijakan pemerintah pusat melalui penguatan sinergi dan koordinasi di daerah.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Menurut Bupati, pengendalian inflasi, penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, pemberdayaan perempuan serta perlindungan anak merupakan bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;ldquo;Pemerintah Kabupaten Kampar akan terus memperkuat sinergi dan koordinasi dalam menjalankan berbagai program pemerintah, sehingga kebijakan yang dilaksanakan dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,&amp;rdquo; ujar Bupati.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kampar berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah pusat sekaligus memperkuat pembangunan daerah yang inklusif, berkelanjutan, berdaya saing, serta memberikan perlindungan dan kesempatan yang setara bagi seluruh masyarakat.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://nasionalplus.com/assets/berita/original/50416199281-e4bd41864ce7ec0b33c2ed58df8eb877_(1).jpeg"/><pubDate>Mon, 14 Sep 2026 22:38:09 +0700</pubDate><guid>https://nasionalplus.com/news/detail/2635/bupati-kampar-h-ahmad-yuzar-ikuti-rakor-pengendalian-inflasi-dan-penguatan-perlindungan-perempuan-dan-anak</guid></item><item><title>Pemko Pekanbaru Diganjar Penghargaan KompasTV, Agung Nugroho Komitmen Perluas Akses Pendidikan</title><link>https://nasionalplus.com/news/detail/2634/pemko-pekanbaru-diganjar-penghargaan-kompastv-agung-nugroho-komitmen-perluas-akses-pendidikan</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;PEKANBARU &amp;mdash; Komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dalam memperluas akses pendidikan dan meningkatkan sarana serta prasarana sekolah mendapat apresiasi. Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho meraih penghargaan KompasTV kategori Daerah Peduli Akses dan Infrastruktur Pendidikan 2026.&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;Penghargaan tersebut diserahkan pada puncak peringatan HUT ke&#45;15 KompasTV di Jakarta, Rabu (9/9/2026) malam. Mewakili Wali Kota Pekanbaru, penghargaan diterima Asisten II Setdako Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut dan diserahkan langsung oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar.&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;Dalam kesempatan tersebut, Ingot didampingi Kepala Diskominfotiksan Kota Pekanbaru Ardiansyah Eka Putra dan Sekretaris Diskominfotiksan Kota Pekanbaru Tengku Aznom Zaifani.&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;Ingot menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut. Menurutnya, apresiasi itu menjadi motivasi bagi Pemko Pekanbaru untuk terus memastikan setiap anak memperoleh hak dan kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan.&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;&amp;laquo;&amp;ldquo;Pemerintah Kota Pekanbaru berkomitmen membangun sumber daya manusia dengan mempermudah akses pendidikan dan memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan untuk bersekolah,&amp;rdquo; ujar Ingot usai menerima penghargaan.&amp;raquo;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;Salah satu langkah yang dilakukan Pemko Pekanbaru adalah melakukan pendataan terhadap anak&#45;anak yang tidak bersekolah maupun yang sempat mengalami putus sekolah. Anak&#45;anak tersebut kemudian didampingi agar dapat kembali mengenyam pendidikan.&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;&amp;laquo;&amp;ldquo;Anak&#45;anak tersebut menjadi tanggung jawab pemerintah kota. Kita sekolahkan kembali mereka. Pemko juga memberikan seragam sekolah gratis kepada siswa SD dan SMP untuk membantu meringankan beban orang tua,&amp;rdquo; jelasnya.&amp;raquo;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;Selain persoalan akses sekolah, Pemko Pekanbaru juga memberikan perhatian terhadap anak&#45;anak dari keluarga kurang mampu yang masih menghadapi persoalan ijazah tertahan akibat tunggakan biaya pendidikan.&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;Pemerintah kota, kata Ingot, siap memfasilitasi penyelesaiannya, termasuk membantu menebus ijazah yang masih tertahan di sekolah swasta maupun pondok pesantren. Langkah tersebut diharapkan memastikan anak&#45;anak dapat segera memperoleh ijazah untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;Penjaringan anak tidak sekolah juga dilakukan hingga tingkat kelurahan dengan melibatkan kader PKK dan perangkat wilayah. Masyarakat yang mengalami persoalan terkait ijazah dapat menyampaikannya melalui pihak kecamatan untuk ditindaklanjuti pemerintah.&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;Pemko Pekanbaru menargetkan terwujudnya zero anak putus sekolah. Upaya tersebut dilakukan tidak hanya melalui perluasan akses pendidikan, tetapi juga dengan pembenahan sarana dan prasarana sekolah secara bertahap melalui APBD serta sinergi program dengan pemerintah pusat.&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;Penghargaan KompasTV tersebut diharapkan menjadi pemacu bagi Pemko Pekanbaru untuk terus menghadirkan layanan pendidikan yang mudah diakses, layak, dan berkualitas bagi seluruh anak di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://nasionalplus.com/assets/berita/original/47296956505-img-20260910-wa0000.jpg"/><pubDate>Thu, 10 Sep 2026 05:00:31 +0700</pubDate><guid>https://nasionalplus.com/news/detail/2634/pemko-pekanbaru-diganjar-penghargaan-kompastv-agung-nugroho-komitmen-perluas-akses-pendidikan</guid></item><item><title>Berlangsung Khidmat, Wakil Bupati Kampar Ikuti Apel Kehormatan dan Renungan Suci</title><link>https://nasionalplus.com/news/detail/2633/berlangsung-khidmat-wakil-bupati-kampar-ikuti-apel-kehormatan-dan-renungan-suci</link><description>&lt;p&gt;Bangkinang Kota &amp;ndash; Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., yang diwakili Wakil Bupati Kampar Dr Misharti S.Ag M.Si mengikuti Apel Kehormatan dan Renungan Suci dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke&#45;81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Eka Bhakti Bangkinang, Sabtu malam (16/08/2026).&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Kampar, jajaran TNI&#45;Polri, para kepala OPD, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, serta para veteran dan keluarga pejuang.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Apel Kehormatan dan Renungan Suci merupakan agenda rutin yang dilaksanakan menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi merebut serta mempertahankan kemerdekaan bangsa.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Dalam suasana yang penuh khidmat, seluruh peserta apel mengikuti prosesi penghormatan kepada arwah para pahlawan, pembacaan naskah renungan suci, mengheningkan cipta, serta doa bersama untuk mengenang jasa para pejuang yang telah gugur.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Wakil Bupati Kampar Misharti menyampaikan bahwa momentum Apel Kehormatan dan Renungan Suci menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk terus meneladani semangat perjuangan para pahlawan dalam mengisi kemerdekaan dengan karya dan pengabdian terbaik.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; src=&quot;https://mediacenter.kamparkab.go.id/public/filemanager/images/c5ff088a&#45;cce0&#45;4426&#45;9946&#45;8101f02ab2bf.jpeg&quot; /&gt;&amp;ldquo;Melalui Apel Kehormatan dan Renungan Suci ini, kita mengenang dan mendoakan para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan bangsa. Semangat juang, persatuan, dan pengorbanan mereka harus menjadi inspirasi bagi kita semua dalam membangun Kabupaten Kampar yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing,&amp;rdquo; ujar Misharti.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kampar untuk menjadikan peringatan Hari Kemerdekaan sebagai momentum memperkuat rasa cinta tanah air, menjaga persatuan dan kesatuan, serta meningkatkan partisipasi dalam pembangunan daerah.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;ldquo;Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini merupakan hasil perjuangan yang luar biasa dari para pendahulu bangsa. Oleh karena itu, sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk melanjutkan perjuangan tersebut melalui kerja nyata, menjaga persatuan, dan memberikan kontribusi terbaik bagi daerah maupun bangsa,&amp;rdquo; tambahnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kegiatan Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Kusuma Eka Bhakti Bangkinang berlangsung dengan tertib dan penuh rasa hormat. Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai&#45;nilai patriotisme, nasionalisme, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara terus tertanam dalam diri generasi penerus demi mewujudkan Indonesia yang maju dan bermartabat.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://nasionalplus.com/assets/berita/original/49942725236-a6f873311e26a92135797fd82d7c6e38.jpeg"/><pubDate>Sun, 16 Aug 2026 12:52:09 +0700</pubDate><guid>https://nasionalplus.com/news/detail/2633/berlangsung-khidmat-wakil-bupati-kampar-ikuti-apel-kehormatan-dan-renungan-suci</guid></item><item><title>Wali Kota Pekanbaru Ajak Jajaran Pemko Punya Semangat Melayani Masyarakat</title><link>https://nasionalplus.com/news/detail/2632/wali-kota-pekanbaru-ajak-jajaran-pemko-punya-semangat-melayani-masyarakat</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&#45; Prosesi Upacara Peringatan HUT ke&#45;81 Kemerdekaan RI di Lapangan Gedung Utama, Komplek Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru, Senin (17/8/2026) berlangsung khidmat. Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, memimpin langsung upacara yang dihadiri juga unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Ada juga para kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Mereka yang hadir memakai busana adat dari berbagai daerah di nusantara.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Agung dalam momen HUT Kemerdekaan RI mengajak seluruh jajaran pemerintah kota untuk mengisi kemerdekaan dengan semangat. Mereka harus memiliki semangat untuk melayani masyarakat.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Semangat 17 Agustus tidak hanya berhenti usai upacara, tapi ada di seluruh hati sanubari lewat kerja nyata untuk melayani masyarakat,&amp;quot; terangnya usai memimpin upacara.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Dirinya bersama Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar, mengingatkan agar jajaran pemerintah kota sebagai abdi negara tetap menjaga amanah jabatan. Mereka harus bisa memberi pelayanan sepenuh hati dengan memberi kemudahan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Kami juga mengajak agar seluruh masyarakat tetap menjaga kebersamaan, jangan perbedaan memicu perpecahan,&amp;quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Agung juga berkomitmen untuk menuntaskan satu persatu persoalan di Kota Pekanbaru. Ia mengajak semua pihak bergandengan tangan menciptakan Kota Pekanbaru agar lebih baik.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Mari bersama&#45;sana kita mewujudkan Kota Pekanbaru yang aman dan nyaman,&amp;quot; terangnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Agung juga memberi apresiasi kepada seluruh anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kota Pekanbaru. Mereka merupakan siswa&#45;siswi terbaik di SMA dan SMK yang ada di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Kami juga mengapresiasi pelatih, pembina serta unsur TNI dan Polri serta orangtua yang mendukung anak&#45;anaknya menjadi paskibra tahun ini,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://nasionalplus.com/assets/berita/original/90016250519-40840-news-wali-kota-pekanbaru-.jpeg"/><pubDate>Mon, 17 Aug 2026 12:50:53 +0700</pubDate><guid>https://nasionalplus.com/news/detail/2632/wali-kota-pekanbaru-ajak-jajaran-pemko-punya-semangat-melayani-masyarakat</guid></item><item><title>Dukung Kemajuan Olahraga, Bupati Kampar Ahmad Yuzar Siap Akan Gelar Kejuaraan Tinju Piala Bupati Tingkat Provinsi Riau</title><link>https://nasionalplus.com/news/detail/2631/dukung-kemajuan-olahraga-bupati-kampar-ahmad-yuzar-siap-akan-gelar-kejuaraan-tinju-piala-bupati-tingkat-provinsi-riau</link><description>&lt;p&gt;BANGKINANG KOTA &amp;mdash; Pemerintah Kabupaten Kampar terus menunjukkan komitmennya dalam memajukan dan menggerakkan pembinaan dunia olahraga daerah. Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T. menerima audiensi dan menggelar rapat koordinasi bersama jajaran Pengurus Daerah (Pengda) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Kampar di Ruang Rapat Rumah Dinas Bupati Kampar. Jum&amp;rsquo;at,21/8/2026&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan penting terkait rencana penyelenggaraan ajang olahraga bergengsi Kejuaraan Tinju Piala Bupati Tingkat Provinsi Riau.&lt;br /&gt;
Berdasarkan hasil koordinasi, kejuaraan yang siap menyedot perhatian para pecinta olahraga jotos dari berbagai daerah se&#45;Provinsi Riau ini dijadwalkan akan dipusatkan di Lapangan Pelajar Bangkinang Kota.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Dalam arahannya, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menegaskan bahwa Pemkab Kampar siap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kejuaraan tersebut. Selain sebagai wadah pembinaan atlet muda berbakat, agenda ini juga diharapkan mampu menjadi sarana hiburan positif bagi masyarakat sekaligus menggerakkan geliat ekonomi lokal.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Pemerintah Kabupaten Kampar mendukung penuh agenda kejuaraan tinju tingkat provinsi ini. Kita berharap event ini menjadi sarana pembinaan atlet muda berprestasi serta makin menghidupkan iklim olahraga di Bangkinang Kota,&amp;quot; ujar Ahmad Yuzar.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Audiensi ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan cabor dan organisasi olahraga terkemuka di Riau dan Kabupaten Kampar, di antaranya,H. Iskandar Hoesin Ketua KONI Provinsi Riau, Drs. Muhammad Yasir, M.M. Ketua KONI Kabupaten Kampar dan serta Jajaran Pengurus Pengda Pertina Kabupaten Kampar&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Dukungan dari Bupati Kampar disambut hangat oleh jajaran KONI Provinsi Riau maupun KONI Kabupaten Kampar. Sinergi antara Pemkab Kampar, KONI, dan Pertina diharapkan menjadi momentum kuat untuk mencetak atlet&#45;atlet tinju handal yang siap mengukir prestasi di tingkat regional maupun nasional.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://nasionalplus.com/assets/berita/original/62686558898-c9ed0c7521a65e5c51db8defd928133e.jpeg"/><pubDate>Fri, 21 Aug 2026 12:48:57 +0700</pubDate><guid>https://nasionalplus.com/news/detail/2631/dukung-kemajuan-olahraga-bupati-kampar-ahmad-yuzar-siap-akan-gelar-kejuaraan-tinju-piala-bupati-tingkat-provinsi-riau</guid></item><item><title>Forum IMT&#45;GT GCMC ke&#45;9 Resmi Ditutup, Komitmen Wujudkan Kota Hijau Berkelanjutan</title><link>https://nasionalplus.com/news/detail/2630/forum-imtgt-gcmc-ke9-resmi-ditutup-komitmen-wujudkan-kota-hijau-berkelanjutan</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU &#45; Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru resmi menutup rangkaian pertemuan Indonesia&#45;Malaysia&#45;Thailand Growth Triangle Green Cities Mayors Council (IMT&#45;GT GCMC) ke&#45;9 di Hotel Pangeran, Kamis (6/8/2026).&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Forum yang mempertemukan para kepala daerah dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand tersebut menghasilkan sejumlah komitmen untuk memperkuat kerja sama dalam mewujudkan kota hijau yang berkelanjutan.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM menyampaikan, seluruh rangkaian agenda IMT&#45;GT GCMC ke&#45;9 berlangsung lancar dan menjadi wadah untuk mempererat kolaborasi sekaligus bertukar pengalaman dalam pembangunan berkelanjutan.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Pertemuan ini tidak hanya berhenti pada forum diskusi. Kami telah menyepakati kerja sama agar nantinya ada sekretariat yang memfasilitasi komunikasi antardaerah, baik antara Indonesia, Thailand, maupun Malaysia, termasuk dalam pertukaran dokumen, inovasi, dan praktik terbaik yang dimiliki masing&#45;masing daerah,&amp;quot; ujar Agung.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada penutupan forum, Malaysia juga ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggaraan IMT&#45;GT GCMC berikutnya. Salah satu hasil penting dari pertemuan ini adalah komitmen bersama untuk menjaga lingkungan sebagai investasi bagi masa depan generasi mendatang.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Agung, pembangunan tidak hanya diukur dari banyaknya infrastruktur yang dibangun, tetapi juga dari kemampuan menjaga kelestarian alam serta menciptakan lingkungan yang sehat bagi generasi penerus.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami sepakat bahwa menjaga alam dan lingkungan sama pentingnya dengan meninggalkan masa depan yang baik bagi generasi penerus,&amp;quot; katanya.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Forum IMT&#45;GT GCMC ke&#45;9 juga menjadi ajang berbagi pengalaman dalam pengelolaan sampah, mulai dari pemilahan hingga pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Persoalan sampah dinilai menjadi tantangan yang dihadapi hampir seluruh negara sehingga membutuhkan inovasi dan kolaborasi dalam penanganannya.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejumlah inovasi yang diterapkan Pemko Pekanbaru mendapat apresiasi dari para delegasi. Di antaranya keberadaan waste station atau tempat penukaran sampah, pengelolaan TPA yang mampu menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pemanfaatan gas menjadi energi listrik, serta berbagai program menuju Pekanbaru Lestari.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, penggunaan bus listrik sebagai transportasi ramah lingkungan, penyediaan ruang terbuka hijau (RTH), hingga penerapan konsep Green School di sekolah&#45;sekolah turut menjadi perhatian para peserta. Salah satu contoh yang diperkenalkan adalah implementasi Green School di SMP Negeri 4 Pekanbaru yang kini telah diterapkan di seluruh sekolah di Kota Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tak hanya mengangkat isu lingkungan, Pemko Pekanbaru juga memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada para delegasi. Pada malam penyambutan, para tamu diajak mengunjungi Rumah Singgah Tuan Kadi sebagai salah satu cagar budaya Kota Pekanbaru serta menyaksikan berbagai pertunjukan seni yang merepresentasikan budaya Kota Pekanbaru dan Provinsi Riau.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Melalui penyelenggaraan IMT&#45;GT GCMC ke&#45;9, Agung berharap kerja sama antarkota di kawasan Indonesia, Malaysia, dan Thailand semakin erat dalam menghadirkan inovasi pembangunan yang berwawasan lingkungan, tanpa mengesampingkan pelestarian budaya lokal.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://nasionalplus.com/assets/berita/original/59440545482-89652107902-screenshot_20260806_134717_samsung_browser.jpg"/><pubDate>Thu, 06 Aug 2026 12:47:42 +0700</pubDate><guid>https://nasionalplus.com/news/detail/2630/forum-imtgt-gcmc-ke9-resmi-ditutup-komitmen-wujudkan-kota-hijau-berkelanjutan</guid></item><item><title>Wali Kota Agung Kukuhkan 40 Paskibraka Pekanbaru</title><link>https://nasionalplus.com/news/detail/2629/wali-kota-agung-kukuhkan-40-paskibraka-pekanbaru</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU &amp;ndash; Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengukuhkan 40 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Pekanbaru di Aula Gedung Utama Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Ahad (16/8/2026).&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengukuhan tersebut menjadi momentum bagi para anggota Paskibraka untuk menjalankan tugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke&#45;81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Prosesi pengukuhan ditandai dengan pemasangan sabuk dan pin kepada anggota Paskibraka. Setelah itu, para anggota Paskibraka melanjutkan prosesi mencium Bendera Merah Putih sebagai bagian dari rangkaian pengukuhan.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wali Kota Agung berpesan agar seluruh anggota Paskibraka menjalankan tugas dengan sebaik mungkin, penuh tanggung jawab, serta menjunjung rasa bangga terhadap bangsa dan negara.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Saya berharap kepada anggota Paskibraka yang baru dikukuhkan, untuk dapat melaksanakan dan mengemban tugas mulia dari negara yaitu mengibarkan Sang Merah Putih dengan baik, benar dan tepat. Laksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab, berikan rasa bangga pada negara dan bangsa,&amp;quot; kata Agung.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia juga mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh anggota Paskibraka. Agung meminta mereka terus menumbuhkan motivasi positif agar pelaksanaan tugas pengibaran bendera dapat berjalan sesuai harapan.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pekanbaru, Hendra Putra, mengatakan Paskibraka Kota Pekanbaru tahun ini berjumlah 40 orang, terdiri atas 20 putra dan 20 putri.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Jumlah Paskibraka untuk pengibar bendera pusaka tahun ini sebanyak 40 orang, terdiri atas 20 putra dan 20 putri,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebelum dikukuhkan, para anggota Paskibraka telah menjalani rangkaian pelatihan. Tahapan tersebut diawali dengan pra&#45;training camp (TC) selama kurang lebih 20 hari di lapangan, kemudian dilanjutkan dengan TC selama 10 hari hingga menjelang pelaksanaan tugas.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Hendra, pengukuhan menjadi momentum penting karena para peserta tidak lagi berstatus sebagai calon Paskibraka.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Setelah dikukuhkan oleh Wali Kota Pekanbaru, mereka resmi menjadi pasukan pengibar bendera pusaka,&amp;quot; jelasnya.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hendra berharap seluruh anggota Paskibraka dapat menjalankan tugas dengan penuh semangat dan tanggung jawab saat upacara HUT ke&#45;81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan bekal latihan yang telah dijalani, seluruh anggota Paskibraka diharapkan mampu menjalankan tugas secara maksimal dan memberikan penampilan terbaik dalam upacara peringatan HUT ke&#45;81 Kemerdekaan RI di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://nasionalplus.com/assets/berita/original/93591004758-89627537890-fb_img_1786885566263.jpg"/><pubDate>Sun, 16 Aug 2026 12:46:29 +0700</pubDate><guid>https://nasionalplus.com/news/detail/2629/wali-kota-agung-kukuhkan-40-paskibraka-pekanbaru</guid></item><item><title>Rintis, Labuh Baru Timur dan Kampung Bandar Raih Penghargaan Kelurahan Terbersih</title><link>https://nasionalplus.com/news/detail/2628/rintis-labuh-baru-timur-dan-kampung-bandar-raih-penghargaan-kelurahan-terbersih</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&#45; Kelurahan Rintis di Kecamatan Lima Puluh, Kelurahan Labuh Baru Timur Kecamatan Payung Sekaki dan Kelurahan Kampung Bandar di Kecamatan Senapelan, ditetapkan sebagai kelurahan terbersih yang bebas dari tumpukan sampah.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Penghargaan tersebut diberikan Pemerintah Kota Pekanbaru melalui tim Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pekanbaru usai menggelar lomba kebersihan tingkat kelurahan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Selain ditetapkannya tiga kelurahan terbersih, tim penilai DLHK Pekanbaru juga menetapkan tiga kelurahan dalam pembinaan. Keluharan tersebut yakni Kelurahan Palas, Kelurahan Binawidya dan Kelurahan Umban Sari.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Lomba kebersihan tingkat kelurahan ini disampaikan Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra kepada media, Kamis (20/8/2026).&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Menurut Reza, lomba kebersihan tingkat kelurahan yang dilakukan kali ini berbeda dengan lomba kebersihan yang dilakukan pada Lembaga Pengelola Sampah (LPS) sebelumnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Lomba kebersihan yang kami lakukan ini berbeda dengan lomba tingkat LPS kemaren, ini kategorinya kelurahan. Yang menuntut kepada lurah turut berpastisipasi aktif terhadap lingkungannya. Mereka ini peduli tidak terhadap lingkungannya,&amp;quot; jelas Reza.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Ada beberapa poin penilain yang dilakukan oleh tim DLHK, diantaranya penilaian terhadap pemilahan sampah organik anorganik yang dilakukan oleh pihak kelurahan, tidak membakar sampah, dan wilayah kelurahan bebas dari titik tumpukan sampah.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Penilaian ini bermacam&#45;macam. Ada tidak kelurahan itu melakukan pemilihan sampah organik dan anorganik, kemudian ada tidak melakukan pembakaran lahan disana, ada tidak tumpukan sampah ilegal disana. Itu masuk kategori. Dan termasuk partisipasi masyarakat kepada LPS. Itu ada dalam kategori penilaian,&amp;quot; terang Reza.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Juara 1 itu Kelurahan Rintis, kemudian juara 2 Labuh Baru Timur, juara 3 Kelurahan Kampung Bandar. Kemudian yang dalam pembinaan, Kelurahan Palas, Kelurahan Binawidya dan Kelurahan Umban Sari,&amp;quot; ungkap Reza.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Untuk Kelurahan Binawidya, menurut Reza, pada saat dilakukan penilaian lomba LPS sebelumnya, LPS Kelurahan Binawidya meraih penghargaan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Kelurahan Binawidya dengan Umban Sari waktu penilaian LPS mereka mendapatkan penghargaan, mereka bagus LPS nya. Tetapi ketika penilaian kelurahan, ditemukan kekurangan dari kelurahan tersebut,&amp;quot; ungkap Reza.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Ditetapkannya tiga kelurahan dalam pembinaan, yakni Kelurahan Palas, Kelurahan Binawidya dan Kelurahan Umban Sari, karena pada wilayah kelurahan tersebut masih banyak ditemukan tumpukan sampah di TPS liar. Ditemukan titik pembakaran sampah.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra berharap, dengan adanya lomba kebersihan tingkat kelurahan, lurah lebih peduli terhadap kebersihan lingkungannya masing&#45;masing.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Harapan kita tentunya kegiatan penilaian ini jangan dianggap seremoni saja. Ini akan dilakukan evaluasi oleh pimpinan, bapak walikota dan bapak wakil walikota tentunya. Kita berharap lurah lurah fokus (dengan kebersihan lingkungannya). Kita bukan melihat besar atau kecilnya hadiah, tetapi kita melihat keseriusan lurah ini terhadap kebersihan dilingkungan mereka, termasuk kolaborasi dengan LPS nya. Ini menjadi atensi dalam penilaian ini, dan menjadi atensi juga bagi bapak walikota dan bapak wakil walikota dalam melihat evaluasi kinerja lurah&#45;lurah di kelurahan tersebut,&amp;quot; ujar Reza.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Untuk kelurahan terbersih, mendapatkan piagam penghargaan dan hadiah berupa mesin potong rumput. Penghargaan diserahkan langsung oleh Walikota Pekanbaru, H Agung Nugroho bersama Wakil Walikota, H Markarius Anwar saat upacara peringatan HUT ke&#45;81 kemerdekaan RI di lapangan gedung utama komplek perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru, Senin (17/8/2026).&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Sementara untuk kelurahan yang dinilai belum mampu menjaga lingkungannya tetap bersih, tim DLHK memasang bendera hitam sebagai penanda.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Dan yang terkotor dikasih bendera hitam dan dikasih sapu untuk menyapu dilingkungannya,&amp;quot; tutup Reza.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://nasionalplus.com/assets/berita/original/18665017881-94222-news-rintis-labuh-baru-ti.jpeg"/><pubDate>Thu, 20 Aug 2026 12:45:24 +0700</pubDate><guid>https://nasionalplus.com/news/detail/2628/rintis-labuh-baru-timur-dan-kampung-bandar-raih-penghargaan-kelurahan-terbersih</guid></item><item><title>Pemprov Riau Ajak Perkuat Sinergi untuk Pemulihan Lingkungan dan Ekosistem</title><link>https://nasionalplus.com/news/detail/2627/pemprov-riau-ajak-perkuat-sinergi-untuk-pemulihan-lingkungan-dan-ekosistem</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU &#45; Upaya memperkuat perlindungan lingkungan dan pemulihan ekosistem di Riau terus didorong melalui kolaborasi pemerintah, organisasi lingkungan, dan masyarakat. Hal tersebut menjadi salah satu fokus dalam Pekan Rakyat Lingkungan Hidup bertajuk &amp;ldquo;Gerakan Pulihkan Indonesia untuk Keadilan Ekologis&amp;rdquo; yang digelar WALHI Riau di Balai Adat LAM Riau, Jumat (21/8).&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyampaikan apresiasi Pemerintah Provinsi Riau terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, forum seperti Pekan Rakyat Lingkungan Hidup penting untuk mempertemukan gagasan dan memperkuat upaya bersama dalam menjaga lingkungan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;ldquo;Pemprov Riau mengucapkan apresiasi atas pelaksanaan Pekan Rakyat Lingkungan Hidup ini,&amp;rdquo; ujar SF Hariyanto.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;SF Hariyanto juga menyinggung langkah Pemprov Riau dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pemerintah Provinsi Riau telah menetapkan status siaga karhutla, menyiapkan personel dan helikopter, serta melakukan modifikasi cuaca sebagai bagian dari upaya penanggulangan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Namun, menurut SF Hariyanto, pencegahan karhutla tidak cukup hanya dilakukan melalui larangan dan pemberian sanksi. Ia mendorong adanya pendekatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan melalui konsep &amp;ldquo;Green for Riau&amp;rdquo;.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Menurutnya, pemanfaatan kawasan gambut secara bijak dapat menjadi bagian dari solusi agar masyarakat memiliki alternatif yang tetap sejalan dengan upaya perlindungan lingkungan. Ia menambahkan, kelestarian ekosistem sangat bergantung pada kesadaran bersama untuk menjaganya.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;SF Hariyanto berharap pelaksanaan Pekan Rakyat Lingkungan Hidup dapat menghasilkan gagasan yang dapat diterapkan dalam kebijakan pemerintah daerah. Lebih lanjut, karena sama&#45;sama berfokus pada lingkungan, Pekan Raya Lingkungan Gidup ini diharapkan bisa ikut menyempurnakan Green for Riau.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;ldquo;Dari pertemuan ini, Pekan Raya Lingkungan Hidup bisa digunakan untuk memperkuat kebijakan perlindungan ekologis, untuk menyempurnakan Green for Riau,&amp;rdquo; katanya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Mohammad Jumhur Hidayat, yang membuka kegiatan tersebut, menyampaikan ketertarikannya terhadap berbagai gagasan dan potensi yang ada di Riau. Ia mengaku telah beberapa kali berkunjung ke Riau untuk mendapatkan ide yang dapat digunakan dalam mendorong perbaikan lingkungan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;ldquo;Saya beberapa kali ke Riau, karena daya tarik untuk mendapatkan ide dan gagasan di Riau ini banyak,&amp;rdquo; ujar Mohammad Jumhur Hidayat.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Ia berharap berbagai ide dan gagasan yang muncul dari Riau dapat memberikan kontribusi untuk menciptakan kondisi lingkungan yang lebih baik. Pembukaan Pekan Rakyat Lingkungan Hidup ini diharapkannya menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, organisasi lingkungan, dan masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan ekologis.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://nasionalplus.com/assets/berita/original/65466169943-1787287394.jpg"/><pubDate>Fri, 21 Aug 2026 12:44:23 +0700</pubDate><guid>https://nasionalplus.com/news/detail/2627/pemprov-riau-ajak-perkuat-sinergi-untuk-pemulihan-lingkungan-dan-ekosistem</guid></item><item><title>Wali Kota Agung Evaluasi Kinerja 15 Camat, Tekankan Pelayanan Langsung ke Masyarakat</title><link>https://nasionalplus.com/news/detail/2626/wali-kota-agung-evaluasi-kinerja-15-camat-tekankan-pelayanan-langsung-ke-masyarakat</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&amp;ndash; Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho kembali mengevaluasi kinerja 15 camat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Evaluasi berlangsung melalui kegiatan coffee morning di Aula Kantor Kecamatan Bukit Raya, Rabu (19/8/2026).&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Zulhelmi Arifin, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ingot Ahmad Hutasuhut, Plt Asisten III Bidang Administrasi Umum Firman Hadi, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Usai kegiatan, Wali Kota Agung mengatakan evaluasi kinerja camat merupakan agenda rutin yang digelar Pemko Pekanbaru setiap bulan. Lokasi pelaksanaannya berpindah&#45;pindah di setiap kecamatan.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Evaluasi kinerja camat ini memang rutin setiap bulan. Lokasinya berpindah&#45;pindah. Kali ini kita gelar di Bukit Raya, sebelumnya di Binawidya,&amp;quot; ungkapnya.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutnya, evaluasi dilakukan untuk memastikan camat tidak hanya menjalankan tugas dari balik meja, tetapi juga aktif turun ke lapangan. Camat diminta hadir langsung di tengah masyarakat untuk mengetahui dan membantu menyelesaikan berbagai persoalan warga.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Prinsipnya adalah bagaimana mempermudah masyarakat dalam pelayanan, sehingga pelayanan dari pemerintah kota bisa lebih dekat, mudah, cepat, dan gratis,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain pelayanan publik, Wali Kota Agung juga meminta seluruh camat mendata ruas jalan yang mengalami kerusakan di wilayah kerja masing&#45;masing. Data tersebut nantinya akan menjadi bahan bagi Pemko Pekanbaru untuk melakukan tindak lanjut perbaikan.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Saya akan turun langsung melakukan peninjauan menggunakan sepeda motor supaya bisa lebih cepat sampai ke titik yang akan kita lakukan perbaikan,&amp;quot; ucapnya.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia menambahkan, hasil evaluasi langsung ditindaklanjuti dengan peninjauan lapangan. Salah satunya, Pemko Pekanbaru menjadwalkan peninjauan kerusakan jalan di Kecamatan Kulim pada Rabu sore.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sore ini kita jadwalkan turun ke Kecamatan Kulim untuk meninjau kerusakan jalan yang tadi disampaikan oleh Camat Kulim,&amp;quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://nasionalplus.com/assets/berita/original/80612068566-54394764083-fb_img_1787139827515.jpg"/><pubDate>Wed, 19 Aug 2026 12:43:41 +0700</pubDate><guid>https://nasionalplus.com/news/detail/2626/wali-kota-agung-evaluasi-kinerja-15-camat-tekankan-pelayanan-langsung-ke-masyarakat</guid></item><item><title>Polres Dumai Bongkar Peredaran 78 Butir Ekstasi di Parkiran Pujasera, Dua Pria Ditangkap</title><link>https://nasionalplus.com/news/detail/2625/polres-dumai-bongkar-peredaran-78-butir-ekstasi-di-parkiran-pujasera-dua-pria-ditangkap</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;DUMAI&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&#45; Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Dumai menangkap dua pria berinisial MDR (32) dan AI (24) diamankan bersama 78 butir diduga pil ekstasi merek LV pada Rabu (15/7/2026) dini hari.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kedua tersangka ditangkap sekitar pukul 01.00 WIB di parkiran belakang Pujasera Pagi Malam, Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Rimba Sekampung, Kecamatan Dumai Kota.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Dari hasil penggeledahan, polisi menyita 78 butir pil yang diduga narkotika jenis ekstasi dengan berat kotor sekitar 30,40 gram,&amp;quot; ujar Kasi Humas Polres Dumai, AKP Zaini Waluyo.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Barang bukti tersebut ditemukan di dalam tas selempang hitam yang disimpan di dashboard sepeda motor Honda Scoopy putih bernomor polisi BM 6020 HAC.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Zaini Waluyo menyebut, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan maraknya transaksi pil ekstasi di kawasan tersebut.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Menindaklanjuti laporan itu, Tim Opsnal Satresnarkoba yang dipimpin Kanit I Satresnarkoba Ipda Lius Mulyadin melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengidentifikasi keberadaan para pelaku,&amp;quot; terangnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Tim langsung bergerak ke lokasi dan mengamankan dua pria yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika. Saat penggeledahan badan tidak ditemukan barang bukti, namun setelah dilakukan pemeriksaan terhadap sepeda motor, petugas menemukan tas berisi 78 butir diduga pil ekstasi,&amp;quot; sambungnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Selain pil ekstasi, polisi turut menyita dua unit telepon genggam merek Infinix dan Vivo yang diduga digunakan sebagai alat komunikasi dalam transaksi narkoba, satu unit sepeda motor Honda Scoopy, dua lembar plastik klip, satu strip obat Panadol Extra, plastik bening, plastik asoy hitam, serta tas selempang yang digunakan menyimpan barang bukti.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Dalam pemeriksaan awal, kedua tersangka mengakui kepemilikan seluruh barang bukti tersebut. Selanjutnya, mereka dibawa ke Mapolres Dumai untuk menjalani penyidikan lebih lanjut,&amp;quot; kata Zaini.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Atas perbuatannya, MDR dan AI dipersangkakan melanggar Pasal 114 ayat (2) Undang&#45;Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana telah disesuaikan dengan ketentuan perundang&#45;undangan baru.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://nasionalplus.com/assets/berita/original/70964649837-1784096702.png"/><pubDate>Wed, 15 Jul 2026 13:49:50 +0700</pubDate><guid>https://nasionalplus.com/news/detail/2625/polres-dumai-bongkar-peredaran-78-butir-ekstasi-di-parkiran-pujasera-dua-pria-ditangkap</guid></item><item><title>Pemko Pekanbaru Buka Pemenuhan Kuota Sekolah, Dewan Minta RT dan RW Dilibatkan dalam Pendataan</title><link>https://nasionalplus.com/news/detail/2624/pemko-pekanbaru-buka-pemenuhan-kuota-sekolah-dewan-minta-rt-dan-rw-dilibatkan-dalam-pendataan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&amp;ndash; Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Pendidikan masih membuka layanan pemenuhan kuota bagi anak&#45;anak usia sekolah yang belum memperoleh sekolah pada tahun ajaran 2026/2027. Kebijakan ini diambil pasca&#45;Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) guna memastikan seluruh anak di Kota Bertuah tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak dan tidak ada yang putus sekolah.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, Syafrian Tommy, mengonfirmasi bahwa hingga hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), jumlah peserta didik baru yang diterima di Sekolah Dasar (SD) negeri di Pekanbaru telah mencapai sekitar 9.660 siswa. Meski proses sosialisasi SPMB telah dilakukan secara masif, pihak dinas menyadari masih ada potensi anak usia sekolah yang tercecer dan belum mendaftar.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Guna menjaring anak&#45;anak yang belum terdaftar tersebut, Disdik Pekanbaru menyediakan layanan pengaduan dan pendampingan. Salah satu kanal informasi yang disiapkan pemerintah daerah adalah melalui kader Posyandu terdekat. Melalui Posyandu, warga diharapkan dapat melaporkan jika menemukan adanya anak di lingkungan sekitar mereka yang belum mendapatkan kesempatan bersekolah.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Kami berharap masyarakat memanfaatkan layanan yang telah disediakan Pemko Pekanbaru agar seluruh anak tetap dapat mengenyam pendidikan. Kami juga masih memiliki kuota di beberapa sekolah negeri. Selain itu, kami bekerja sama dengan sejumlah sekolah swasta sebagai alternatif pemenuhan kuota,&amp;quot; ujar Syafrian Tommy, Selasa (14/7/2026).&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Merespons kebijakan tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Tekad Abidin, menyarankan agar Pemko Pekanbaru segera mengevaluasi jalur pendataan tersebut. Menurutnya, pelibatan pengurus Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) akan jauh lebih akurat dan presisi untuk memetakan anak putus sekolah dibandingkan hanya mengandalkan kader Posyandu.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Kalau menurut saya, pendataan itu lebih tepat melibatkan RT dan RW. Mereka yang setiap hari berinteraksi dengan masyarakat tentu lebih mengetahui apakah ada anak di wilayahnya yang belum masuk sekolah atau tidak. RT dan RW adalah ujung tombak pemerintahan di tingkat masyarakat,&amp;quot; urai Tekad Abidin memberikan masukan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Politisi PDI Perjuangan ini memaparkan, informasi akurat yang dikumpulkan oleh pengurus lingkungan tersebut nantinya dapat disalurkan secara hierarki dan berjenjang. Alur pelaporannya dimulai dari tingkat RT dan RW ke pihak kelurahan, diteruskan ke kecamatan, hingga akhirnya bermuara ke Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru agar dapat segera dieksekusi secara cepat dan tepat sasaran.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Pola koordinasi yang terstruktur ini diyakini mampu menciptakan sistem basis data pendidikan yang terintegrasi dan meminimalkan celah kesalahan data di lapangan. Tekad menegaskan, RT dan RW memegang peran strategis karena memantau langsung dinamika kependudukan, sehingga ia meminta Pemko Pekanbaru tidak membiarkan satu anak pun kehilangan hak pendidikannya hanya karena masalah administratif pendataan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://nasionalplus.com/assets/berita/original/51069395366-1784032710.jpg"/><pubDate>Tue, 14 Jul 2026 13:48:47 +0700</pubDate><guid>https://nasionalplus.com/news/detail/2624/pemko-pekanbaru-buka-pemenuhan-kuota-sekolah-dewan-minta-rt-dan-rw-dilibatkan-dalam-pendataan</guid></item><item><title>Pemko Pekanbaru Gandeng UMKM Semarakkan Festival Rakyat Nusantara</title><link>https://nasionalplus.com/news/detail/2623/pemko-pekanbaru-gandeng-umkm-semarakkan-festival-rakyat-nusantara</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU &amp;ndash; Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menggandeng pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam pelaksanaan Festival Rakyat Nusantara dan nonton bareng (nobar) semifinal Piala Dunia yang digelar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tunjuk Ajar Integritas, Jalan Ahmad Yani, Selasa (14/7/2026) malam.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kegiatan yang dipusatkan di kawasan pusat kota itu diikuti ratusan masyarakat bersama para pelaku UMKM. Warga menyaksikan laga semifinal Piala Dunia yang mempertemukan Tim Nasional Prancis melawan Spanyol.&lt;br /&gt;
Hadir dalam kegiatan tersebut Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar, jajaran Forkopimda, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemko Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo mengapresiasi inisiatif Pemko Pekanbaru bersama Polda Riau yang menggelar nobar sekaligus melibatkan pelaku UMKM.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ini sebuah pertemuan yang menggembirakan. Saya yakin dengan pertemuan ini akan ada nilai&#45;nilai persatuan, kehangatan, dan silaturahmi kita bersama,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Pangdam, keterlibatan UMKM tidak hanya menyemarakkan suasana, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Piala Dunia dengan mengikuti Festival Rakyat Nusantara yang dipadukan dengan kegiatan nobar.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia menyebut kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Pekanbaru, Pemerintah Provinsi Riau, TNI, dan Polri.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Sesuai dengan arahan pemerintah pusat, agar dapat menggerakkan roda perekonomian di tengah suasana Piala Dunia ini,&amp;quot; kata Agung.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wako Agung menjelaskan, Festival Rakyat Nusantara dan nobar Piala Dunia akan berlangsung hingga partai final dalam tiga hari ke depan. Berbagai kegiatan disiapkan untuk menarik partisipasi masyarakat sekaligus mendukung pelaku usaha lokal.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Setiap kecamatan sudah berjalan dari awal pertandingan, dan puncaknya di sini kita buat. Kota juga mengajak pelaku UMKM di sini. Mudah&#45;mudahan ini dapat menambah kekompakan, semangat bersama untuk meningkatkan roda perekonomian,&amp;quot; jelasnya.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain menyaksikan pertandingan sepak bola, masyarakat juga dapat menikmati Festival Kuliner Nusantara, mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis, serta berkesempatan memperoleh berbagai doorprize. Seluruh rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung selama 24 jam dalam tiga hari ke depan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://nasionalplus.com/assets/berita/original/59367713385-3386028247-screenshot_20260715_095622_whatsapp.jpg"/><pubDate>Wed, 15 Jul 2026 13:47:48 +0700</pubDate><guid>https://nasionalplus.com/news/detail/2623/pemko-pekanbaru-gandeng-umkm-semarakkan-festival-rakyat-nusantara</guid></item><item><title>Wakil Bupati Kampar Resmi Buka Turnamen Sepak Bola Camat Cup Kampar Kiri 2026</title><link>https://nasionalplus.com/news/detail/2622/wakil-bupati-kampar-resmi-buka-turnamen-sepak-bola-camat-cup-kampar-kiri-2026</link><description>&lt;p&gt;Lipat Kain &amp;ndash; Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si, secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Camat Cup Kampar Kiri Tahun 2026 yang mempertemukan tim&#45;tim dari seluruh desa se&#45;Kecamatan Kampar Kiri. Kegiatan tersebut dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Kenegerian Lipat Kain, Senin (13/07/2026).&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Pembukaan turnamen berlangsung meriah dan disambut antusias oleh masyarakat serta para peserta yang akan berlaga. Turnamen ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pembinaan olahraga sepak bola di tingkat kecamatan setelah cukup lama tidak kembali diselenggarakan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Turut hadir dalam kesempatan tersebut Camat Kampar Kiri Sri Nuryani, S.ST, Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Persandian dan Statistik Kabupaten Kampar Lukmansyah Badoe, S.Sos., M.Si., Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kampar Helmi, S.H., M.H., unsur Forkopimcam, kepala desa, lurah, ninik mamak, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta ratusan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta semua pihak yang telah berpartisipasi sehingga Turnamen Camat Cup Kampar Kiri Tahun 2026 dapat kembali digelar.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;ldquo;Atas nama Pemerintah Kabupaten Kampar, kami memberikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyelenggarakan turnamen ini. Dengan semangat kebersamaan yang kuat, turnamen yang sudah cukup lama tidak dilaksanakan akhirnya dapat kembali digelar pada tahun 2026 ini,&amp;rdquo; ujar Misharti.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; src=&quot;https://mediacenter.kamparkab.go.id/public/filemanager/images/ca3c13f1&#45;164a&#45;4ccc&#45;97b7&#45;6f725b0a3391.jpeg&quot; /&gt;Ia berharap turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi momentum mempererat persatuan dan persaudaraan antar desa di Kecamatan Kampar Kiri.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kepada seluruh peserta, Wakil Bupati juga mengucapkan selamat bertanding dan mengingatkan agar selalu menjunjung tinggi nilai&#45;nilai sportivitas selama pertandingan berlangsung.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;ldquo;Selamat bertanding kepada seluruh peserta. Tunjukkan kemampuan terbaik, namun tetap jaga sportivitas, saling menghormati, dan jadikan turnamen ini sebagai wadah mempererat persaudaraan,&amp;rdquo; pesannya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Pada kesempatan itu, Misharti juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar untuk terus memberikan pelayanan dan pembangunan terbaik bagi seluruh masyarakat, termasuk melalui dukungan terhadap kegiatan kepemudaan dan olahraga yang mampu melahirkan bibit&#45;bibit atlet berprestasi.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Sementara itu,Anggota DPRD Kampar Eko Sutrisno menyampaikan ucapan selamat atas terselenggaranya Turnamen Camat Cup Kampar Kiri yang pertama. Menurutnya, pelaksanaan turnamen tersebut merupakan sebuah terobosan positif dari Pemerintah Kecamatan Kampar Kiri yang sangat bermanfaat bagi masyarakat.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&lt;br /&gt;
Di tempat yang sama, Plt. Camat Kampar Kiri, Sri Nuryani, S.ST, menjelaskan bahwa Turnamen Sepak Bola Camat Cup Kampar Kiri Tahun 2026 resmi dimulai pada 13 Juli 2026 dan akan berlangsung hingga 3 Agustus 2026. Ia berharap seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan lancar, aman, tertib, serta menjadi hiburan sekaligus kebanggaan bagi masyarakat Kampar Kiri.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://nasionalplus.com/assets/berita/original/82814451035-c244950126c2d5c5a73477339d01a4d2.jpeg"/><pubDate>Mon, 13 Jul 2026 18:33:12 +0700</pubDate><guid>https://nasionalplus.com/news/detail/2622/wakil-bupati-kampar-resmi-buka-turnamen-sepak-bola-camat-cup-kampar-kiri-2026</guid></item><item><title>Mendagri Ingatkan Daerah Waspadai Kenaikan Inflasi</title><link>https://nasionalplus.com/news/detail/2621/mendagri-ingatkan-daerah-waspadai-kenaikan-inflasi</link><description>&lt;p&gt;JAKARTA &#45; Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian kembali memimpin rapat koordinasi pengendalian inflasi bersama kementerian/lembaga, serta pemerintah daerah di Indonesia yang diselenggarakan rutin setiap minggunya, disiarkan melalui YouTube Kemendagri, Senin (13/7/25).&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Selain membahas terkait langkah kongkrit pengendalian inflasi, dalam rakornas kali ini sekaligus disampaikan terkait update dan data tunggal sosial dan ekonomi nasional, serta evaluasi dukungan pemerintah daerah dalam program tiga juta rumah secara virtual.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Mendagri Tito Karnavian mengatakan bahwa secara Years on Years (YoY) Juni 2026 terhadap Juni 2025, inflasi Indonesia berada pada angka 3,34 persen.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Dia menyebutkan, angka 3,34 persen merupakan angka yang cukup aman mengingat angka yang ditetapkan pemerintah maksimal 3,5 persen. Namun menurutnya, meskipun angka inflasi normal, tim pengendalian inflasi harus terus berhati&#45;hati agar tidak terjadi lonjakan harga.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Inflasi diangka 3,34 persen secara YoY, angka yang masih aman tapi kita harus hati&#45;hati karena kita berbicara tren tiga bulan terkahir menunggu kenaikan harga beberapa komoditas,&amp;quot; katanya.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Tito Karnavian mengungkapkan, jika dilihat dari data yang dirilis BPS, dalam tiga bulan terakhir ada tiga titik kelompok penyumbang inflasi yang menunjukkan kenaikan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Sehingga menurutnya, tim pengendalian inflasi baik pusat maupun daerah perlu banyak berusaha agar kenaikan inflasi tidak menyentuh angka 3,5 persen.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Karena jelasnya, kenaikan inflasi itu bisa memberatkan masyarakat, terutama masyarakat yang berada pada kelompok desil 1 hingga desil 4.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Itu penyumbangnya adalah sektor makanan minuman dan tembakau, sektor transportasi karena kenaikan harga minyak, lalu sektor perawatan pribadi yaitu emas yang fluktuatif naik turun harganya,&amp;quot; ungkap dia.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Mendagri melanjutkan, jika dilihat inflasi secara bulan kebulan yang lebih menggambarkan keadaan di bulan Juni dibandingkan bulan Mei, terdapat kenaikan sedikit dari 0,38 persen ke 0,44 persen.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Dia mengungkapkan, penyumbang andil kenaikan inflasi secara bulan ke bulan tersebut utamanya adalah sektor transportasi.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&amp;quot;Inflasi di sektor ini disebabkan kenaikan BBM, ditambah dengan sektor makanan dan minuman 0,2 persen. Dua hal itu perlu diwaspadai,&amp;quot; lanjutnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://nasionalplus.com/assets/berita/original/54321119632-1783938316.jpg"/><pubDate>Mon, 13 Jul 2026 18:32:21 +0700</pubDate><guid>https://nasionalplus.com/news/detail/2621/mendagri-ingatkan-daerah-waspadai-kenaikan-inflasi</guid></item><item><title>9.184 ASN Mengaji Al Mulk, Wako Agung Kembali Raih Rekor MURI</title><link>https://nasionalplus.com/news/detail/2620/9184-asn-mengaji-al-mulk-wako-agung-kembali-raih-rekor-muri</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU &#45; Setelah Kue Talam Durian, Wako Agung kembali menerima Rekor MURI kedua dalam rangka hari jadi Pekanbaru ke 242. Tepat pada Sabtu (4/7/2026) malam, Pemko Pekanbaru resmi memecahkan Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan keterlibatan 9.184 orang pada giat ASN Mengaji membacakan surah Al&#45;Mulk secara serentak.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
?Lautan manusia mengenakan pakaian putih memadati pelataran Masjid Agung An&#45;Nur Pekanbaru, menciptakan suasana yang begitu religius, khidmat, dan megah di bawah sorotan lampu menara masjid. ?Dalam sambutannya, Wali Kota Pekanbaru, H Agung Nugroho SE MM, menyampaikan rasa haru dan bangganya atas antusiasme luar biasa dari ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN yang hadir. Beliau memaparkan alasan spiritual yang kuat di balik pemilihan surah Al&#45;Mulk dalam pemecahan rekor ini.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
?&amp;quot;Surah Al&#45;Mulk adalah Al&#45;Mani&#39;ah &amp;mdash; sang penyelamat dan pelindung dari siksa kubur. Kami ingin kesibukan kita sebagai pelayan masyarakat tidak membuat kita lalai akan fondasi spiritual. Angka 9.184 ini bukan sekadar mengejar rekor di atas kertas, melainkan simbol komitmen kolektif ASN Pekanbaru untuk terus membumikan Al&#45;Qur&#39;an dalam kehidupan sehari&#45;hari,&amp;quot; ujar Wako Agung.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
?Beliau juga menjabarkan makna filosofis dari surah tersebut, di mana Al&#45;Mulk menegaskan kekuasaan mutlak Allah SWT atas kerajaan alam semesta beserta kehidupan dan kematian. Makna ini menjadi pengingat keras bagi para ASN bahwa jabatan dan amanah yang mereka pangkas saat ini bersifat sementara dan kelak akan dipertanggungjawabkan di hadapan Sang Pencipta.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
??Setelah penyerahan sertifikat rekor MURI dari perwakilan MURI kepada Wako Agung, acara dilanjutkan dengan siraman rohani yang dinantikan oleh seluruh jemaah. Dai kondang asal Makassar, Ustadz Das&#39;ad Latif, hadir memberikan tausiah dengan gaya khasnya yang jenaka namun sarat akan sentilan moral. ?Dalam ceramahnya, Ustadz Das&#39;ad memuji langkah Pemko Pekanbaru. Beliau menekankan bahwa pelayanan publik yang prima dari seorang ASN akan lahir jika hatinya sudah dibersihkan dengan Al&#45;Qur&#39;an.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
?&amp;quot;Pegawai yang rajin mengaji, insyaAllah tidak akan mau korupsi. Pegawai yang paham surah Al&#45;Mulk, tahu kalau kekuasaan itu milik Allah, maka dia tidak akan sombong saat melayani rakyat,&amp;quot; tegasnya yang disambut tawa dan tepuk tangan riuh para hadirin.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
??Kemeriahan dan rasa syukur malam itu semakin memuncak di penghujung acara. Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kehadiran para pegawai, Pemko Pekanbaru membagikan berbagai hadiah, dengan hadiah utama berupa paket ibadah Umroh gratis untuk 3 orang ASN yang beruntung melalui sistem pengundian langsung.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://nasionalplus.com/assets/berita/original/43152985091-87997132433-img-20260705-wa0001_(2).jpg"/><pubDate>Sun, 05 Jul 2026 18:31:35 +0700</pubDate><guid>https://nasionalplus.com/news/detail/2620/9184-asn-mengaji-al-mulk-wako-agung-kembali-raih-rekor-muri</guid></item></channel></rss>