pilihan +INDEKS
Ketua TP PKK Kabupaten Kampar Hadiri Rakornas Posyandu 2024 di Jakarta.
BENGKALIS - Dalam rangka revitalisasi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) pasca ditetapkannya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang- Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Kampar Ricana Djayanti Hambali hadir pada acara Rakornas Posyandu Tahun 2024 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), 26 Agustus 2024.
Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Kampar Ricana Djayanti Hambali di dampingi Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga H. Aidil, SH, M.Si dan Poppy Rahmadini Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar.
Dalam Sambutan Ketua Umum Posyandu Ibu Tri Tito Karnavian Rakornas Pertama Posyandu Pos Pelayanan Terpadu tahun 2024 “Rakornas ini adalah langkah penting dalam sejarah Posyandu di Indonesia. Kita berkumpul di sini untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antara semua pihak terkait, demi peningkatan pelayanan kesehatan di seluruh pelosok negeri. Posyandu, sebagai salah satu instrumen penting dalam pelayanan kesehatan dasar, memiliki peran yang sangat strategis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama ibu dan anak”.
Selama ini, Posyandu telah berperan aktif dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat, mulai dari pelayanan kesehatan ibu dan anak, imunisasi, gizi, hingga pendidikan kesehatan. Namun, tantangan ke depan semakin kompleks. Oleh karena itu, diperlukan upaya dan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan Posyandu agar dapat menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin berkembang” ujanrnya.
Dan juga Penasehat Posyandu Bapak Tito Karnavia Menyampaikan “Dengan Tema Transformasi Posyandu sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa untuk Kesejahteraan Masyarakat”.
Tema Rakornas kita kali ini Transformasi Posyandu sebagai Lembag Kemasyarakatan Desa untuk Kesejahteraan Masyarakat, sangat relevan dengan tantangan yang kita hadapi di era modern ini. Posyandu, yang telah menjadi tulang punggung pelayanan kesehatan di desa, memegang peranan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks, Posyandu perlu bertransformasi.
Transformasi ini tidak hanya berarti peningkatan kualitas layanan kesehatan, tetapi juga bagaimana Posyandu dapat berfungsi sebagai pusat pemberdayaan masyarakat desa secara menyeluruh. Dengan memanfaatkan teknologi, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, serta melibatkan peran aktif masyarakat, Posyandu dapat menjadi motor penggerak pembangunan desa yang lebih inklusif dan berkelanjutan”. Ujarnya
Berita Lainnya +INDEKS
Masjid Raya Senapelan Pekanbaru: Menebar Kebaikan Berkelanjutan
PEKANBARU - Komitmen sosial terus ditunjukkan oleh pengurus Masjid Raya Sen.
Kunjungi RSUD Arifin Achmad, TP PKK dan DWP Riau Sambut Perkembangan Positif Pasien Anak
PEKANBARU - Kunjungan Tim Penggerak PKK Provinsi Riau bersama Dharma Wanita.
Terik, Suhu Cuaca Riau Hari Ini Capai 33-34 Derajat Celsius
PEKANBARU – Cuaca di wilayah Provinsi Riau pada Minggu (1/3/2026) ter.
OMC Terus Digesa, 15 Ton Garam Disebar untuk Pancing Hujan di Langit Bumi Lancang Kuning
PEKANBARU - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga saat ini ma.
DLHK : Kolaborasi Kunci Terwujudnya Green For Riau
PEKANBARU - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau menggelar Rapat Koordi.
Tahun Ini Pemprov Riau Usulkan 29 Lokasi Pembangunan KNMP ke Pusat
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tahun 2026 ini mengusulkan 2.
.jpeg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)

.jpg)