pilihan +INDEKS
Forum Komunikasi Pegiat Literasi Pekanbaru jadi Wadah Kolaborasi Berbagai Komunitas
PEKANBARU - Forum Komunikasi Pegiat Literasi Pekanbaru yang dikukuhkan oleh Walikota Pekanbaru Agung Nugroho, pada 17 Juni 2026 lalu, akan menjadi wadah kolaborasi bagi berbagai komunitas di Kota Bertuah.
Melalui wadah ini, pemerintah akan mendata dan memetakan para pegiat baca, menyusun program yang lebih tepat sasaran, serta memperkuat sinergi antara pemerintah, Bunda Literasi, perpustakaan, dan masyarakat.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Pekanbaru Drs H Muhammad Amin M.Si, saat menjadi narasumber Podcast Rotasi (Obrolan Seputar Literasi) di RRI Pro 2, Kamis (9/7/2026).
Podcast Rotasi turut diikuti Sekretaris Dispusip Kota Pekanbaru Nofrita Deli S.Pd M.Si, serta Ketua Forum Komunikasi Pegiat Literasi Pekanbaru Mulyati M.Pd.
Di kesempatan itu, Amin menjelaskan bahwa keberadaan wadah kolaborasi bisa menjadi langkah strategis untuk menyatukan berbagai pegiat baca agar dapat saling terhubung dan bergerak bersama. Selain itu, perpustakaan juga diharapkan semakin dikenal sebagai ruang belajar, berdiskusi, dan berkegiatan, bukan hanya tempat meminjam buku.
Pendataan berbagai komunitas tersebut pastinya akan memudahkan penyusunan program yang lebih tepat sasaran sekaligus mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Kota Pekanbaru.
"Kami ingin perpustakaan menjadi pusat jejaring, tempat para pegiat bertemu, berbagi pengalaman, dan bersama-sama menumbuhkan budaya baca di Kota Pekanbaru,” ujar Amin.
Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Pegiat Literasi Pekanbaru Mulyati, menyebutkan bahwa wadah ini dibentuk untuk menghimpun pegiat sastra, seni, budaya, hingga komunitas digital yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan literasi.
Melalui kolaborasi tersebut, setiap komunitas dapat saling bertukar gagasan, menyusun program bersama, serta memperluas jangkauan kegiatan hingga ke tingkat kelurahan.
“Kami ingin seluruh pegiat memiliki ruang untuk saling terhubung, berbagi gagasan, dan menghadirkan kegiatan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ucap Mulyati.
Diharapkan, ke depannya akan semakin banyak Taman Bacaan Masyarakat (TBM), komunitas, pegiat seni, dunia pendidikan, hingga komunitas digital yang ikut terlibat dalam penguatan budaya baca di Kota Pekanbaru.
Sinergi dan kolaborasi juga diharapkan mampu membangun ekosistem literasi yang lebih kuat, memperluas akses pengetahuan, serta melahirkan masyarakat Pekanbaru yang gemar membaca, kreatif, dan berdaya saing.
Berita Lainnya +INDEKS
9.184 ASN Mengaji Al Mulk, Wako Agung Kembali Raih Rekor MURI
PEKANBARU - Setelah Kue Talam Durian, Wako Agung kembali menerima Rekor MURI kedua dalam rangka h.
Wawako Pekanbaru Ikuti Nobar Piala Dunia Bersama Masyarakat di Payung Sekaki
PEKANBARU - Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar mengikuti k.
Pekanbaru Menuju Zero Anak Stunting, Pemko Pastikan Intervensi Berlanjut
PEKANBARU - Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho, menegaskan komitmenny.
Pemko Pekanbaru Lanjutkan Perbaikan Jalan Rambutan, Masuki Tahap Pengecoran Bahu Jalan
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus mempercepat peningkatan.
Kemarau El Nino, Lahan Terbakar di Pekanbaru Capai 38 Hektare Lebih
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengimbau masyarakat agar tid.
Beri Kemudahan Akses Transportasi Bagi Pelajar, Wako Pekanbaru Sediakan Bus Sekolah Gratis
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, melalui Dinas Perhubungan (D.
.jpeg)

.jpg)
.jpeg)
.jpeg)

.jpg)
.jpg)